BEKASISATU, KOTA BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akhirnya resmi membuka lelang jabatan (open bidding) untuk mengisi untuk mengisi kekosongan kursi pimpinan tinggi pratama di lingkungannya.
Langkah cepat ini diambil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, guna memastikan roda pemerintahan tetap stabil pasca-pensiunnya sejumlah pejabat teras.
Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis Kamis (29/01/26), seleksi terbuka ini telah mendapatkan lampu hijau dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hal ini tertuang dalam surat bernomor 800.1.3.3/500/BKPSDM.Adap tentang Pemberitahuan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026.
Dua posisi strategis yang kini diperebutkan adalah Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat).
Realisasi Janji Wali Kota
Pembukaan seleksi ini merupakan realisasi cepat dari instruksi Wali Kota Bekasi. Tiga hari sebelumnya, saat memimpin apel pagi di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (26/01/26), Tri Adhianto telah menegaskan urgensi pengisian jabatan tersebut agar pelayanan publik tidak terganggu.
“Ya, nanti kita akan sesegera mungkin untuk melaksanakan open bidding,” tegas Tri Adhianto kepada awak media kala itu.
Kekosongan ini memang tak bisa dibiarkan berlarut-larut. Pasalnya, Pemkot Bekasi baru saja melepas dua pejabat senior yang memasuki masa purna bakti, yakni Abi Hurairah yang sebelumnya menahkodai Dinas Damkarmat.
Terbuka untuk ASN se-Jawa Barat
Dalam surat edaran tersebut, panitia seleksi menegaskan bahwa kompetisi ini tidak hanya berlaku bagi ASN di lingkungan Pemkot Bekasi saja (kandang). Kesempatan ini dibuka lebar bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memenuhi syarat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.
“Kami membuka kesempatan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berminat dan memenuhi persyaratan untuk mengikuti Seleksi Terbuka dengan formasi jabatan tersebut,” bunyi petikan surat pengumuman tersebut.
Dalam pengumuman tersebut, Tri Adhianto juga telah bersurat secara resmi kepada Gubernur Jawa Barat serta para Bupati dan Wali Kota se-Jawa Barat. Ia meminta agar para kepala daerah dapat memberikan izin kepada pegawainya yang potensial untuk ikut bertarung dalam lelang jabatan di Kota Patriot ini.
Bagi para ASN yang berminat menjajal peruntungan menduduki kursi Eselon II ini, seluruh persyaratan, jadwal, dan dokumen lampiran dapat diunduh langsung melalui laman resmi BKPSDM Kota Bekasi
Masyarakat dan para birokrat kini menanti siapa sosok yang akan lolos seleksi ketat ini untuk membantu Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe menuntaskan program kerjanya lima tahun mendatang.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli