BEKASISATU, KOTA BEKASI- Prediksi puncak arus mudik nasional yang ditetapkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada Rabu (18/03/26) rupanya memiliki ritme yang sedikit berbeda di tingkat daerah. Di Terminal Induk Bekasi, pergerakan penumpang diproyeksikan belum melandai dan justru akan terus merangkak naik hingga satu hari jelang (H-1) Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Menariknya, pantauan di lapangan menunjukkan adanya pergeseran tren tujuan keberangkatan. Jika pemudik lintas pulau tujuan Sumatera telah memadati terminal lebih awal pada H-5 Lebaran, pergerakan di rentang waktu H-3 hingga mendekati hari H kini dikuasai oleh pemudik jarak dekat hingga menengah di Pulau Jawa.
”Secara mayoritas pada H-3 ini diprakirakan jurusan Bus AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) yang mendominasi pemberangkatan. Sementara mengenai jurusan Sumatera dan sekitarnya sudah terjadi lonjakan penumpang sejak H-5 lalu,” urai Kepala Bidang Angkutan dan Terminal Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Fajar Triawan, Rabu (18/03/26).
Berdasarkan data rekapitulasi pemberangkatan yang dipantau dari pukul 20.00 WIB hingga 08.00 WIB, Dishub mencatat adanya lonjakan sebesar 20 persen untuk armada bus AKDP maupun AKAP tujuan Jawa dan sekitarnya dibandingkan hari sebelumnya.
Melihat tren pergerakan masyarakat yang terus memadat, Fajar meyakini grafik penumpang di Terminal Induk Bekasi akan terus tumbuh menyentuh titik tertingginya dalam waktu dekat.
”Prakiraan untuk puncak arus mudik Lebaran di Terminal Induk Bekasi masih akan berlangsung selama dua hari ke depan. Secara trafik akan terus naik,” tegas Fajar.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perpanjangan masa arus mudik di Terminal Bekasi ini turut dipengaruhi oleh ritme masyarakat yang masih menunggu keputusan resmi Pemerintah Pusat. Banyak pemudik lokal yang menahan keberangkatan hingga adanya penetapan sidang isbat terkait jatuhnya tanggal pasti 1 Syawal 1447 Hijriah.
Sebagai gambaran fluktuasi pergerakan di Terminal Induk Bekasi, jumlah keberangkatan pemudik sempat menyentuh angka 1.780 orang pada Senin (16/3) atau H-5. Gelombang tersebut sempat melandai tipis di angka 1.517 penumpang pada Selasa (17/3), sebelum akhirnya kembali didorong oleh lonjakan pemudik jalur AKDP pada H-3.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli