BEKASISATU, KOTA BEKASI – Para pemudik yang hendak kembali ke Kota Bekasi diimbau untuk mengatur jadwal perjalanan secara cermat. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi telah memetakan potensi terjadinya dua gelombang puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Terminal Induk Bekasi yang patut diantisipasi warga.
Gelombang pertama diprediksi terjadi pada 24-25 Maret (H+2 hingga H+3 Lebaran). Fase ini akan dipadati oleh para pekerja swasta dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang jadwal cutinya telah usai dan harus segera kembali bekerja.
Sementara itu, gelombang kedua diperkirakan jatuh pada akhir pekan, yakni 27-29 Maret (H+5 hingga H+7 Lebaran). Penumpukan penumpang pada fase ini mayoritas berasal dari keluarga yang menyesuaikan jadwal libur sekolah anak, serta pegawai pemerintah yang menerapkan sistem kerja Work From Anywhere (WFA).
Kepala Bidang Angkutan dan Terminal Dishub Kota Bekasi, Fajar Triawan, mengungkapkan pergerakan arus balik di terminal saat ini sudah mulai menggeliat. Pihaknya mencatat adanya lonjakan kedatangan armada bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) beserta penumpangnya sebesar 7 persen pada Selasa (24/03/26) pagi.
“Arus balik mudik Lebaran di Terminal Bekasi masih terus menunjukkan tren peningkatan sejak 22 Maret sampai dengan 24 Maret. Jumlah kedatangan penumpang dan bus terus mengalami kenaikan setiap harinya,” jelas Fajar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/03/26) siang.
Anomali Arus Balik: Keberangkatan Justru Masih Mendominasi
Meski grafik kedatangan mulai merangkak naik, data Dishub Kota Bekasi memotret sebuah fenomena unik di lapangan. Hingga H+2 Lebaran atau Senin (23/03/26) kemarin, warga yang baru berangkat meninggalkan Bekasi justru lebih banyak ketimbang yang tiba.
Berdasarkan Laporan Rekapitulasi Terminal Induk Bekasi, angka pemberangkatan tercatat masih terbilang tinggi, yakni mencapai 1.225 penumpang. Angka ini hampir dua kali lipat lebih besar dibandingkan volume kedatangan arus balik yang baru menyentuh 658 penumpang di hari yang sama.
Dishub Kota Bekasi memprakirakan kondisi fluktuatif ini masih akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan, seiring masuknya dua gelombang arus balik yang telah diprediksi sebelumnya.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli