Berita Utama Info Bekasi

Safari Ramadan di Tambun Selatan, KDM Dorong Reformasi Anggaran Kesejahteraan Rakyat

23 February 2026 Administrator Desa

Infobekasi.co.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan filosofi kepemimpinannya sebagai perjalanan pengabdian yang harus memberi kemudahan bagi masyarakat.

“Hidup itu adalah perjalanan, maka jalan itu harus mulus dan lurus, dan kalau ada kelokan, kelokannya harus indah,” kata KDM, saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Lapangan Den Sakti, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, beberapa waktu lalu.

Dalam paparannya, KDM menjelaskan, penyelenggara negara berperan sebagai amilin atau pengelola amanah publik sesuai perspektif Islam. Ia menegaskan, pengelolaan dana masyarakat harus proporsional, dengan batasan bagian yang dapat diambil sekitar 10 hingga 15 persen.

“Kalau terlalu besar, sisa anggaran untuk rakyat menjadi kecil dan pembangunan sulit bergerak cepat,” tegasnya.

Lebih jauh KDM juga mengkritisi pola belanja anggaran yang belum optimal dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pendidikan dan infrastruktur, menyebutkan masih adanya sekolah dasar yang rusak, fasilitas tidak memadai, dan keterbatasan tenaga pendidik di beberapa wilayah.

“Tugas penyelenggara negara adalah membereskan perut rakyat agar tidak ada yang lapar, membereskan sekolah supaya tidak ada anak yang putus sekolah, dan memastikan jalan tidak berlubang,” papar Ia.

Selain itu, Ia mengajak seluruh kepala daerah dan birokrasi untuk mengubah pola pikir dalam mengelola keuangan daerah agar lebih transparan dan akuntabel.

“Kita umumkan secara terbuka, kita punya uang sekian, belanjanya sekian, peruntukannya sekian. Rakyat harus tahu sampai titik koma anggaran kita,” tandas KDM.

Masih kata KDM, pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan sebagai bentuk ketaatan terhadap hukum Allah dan hukum alam. Ia mencontohkan dampak pembangunan tidak terkendali di wilayah hulu yang dapat menyebabkan banjir di wilayah hilir seperti Bekasi.

Sementara itu, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menambahkan, Desa Sumberjaya memiliki sekitar 120 ribu jiwa dan Kecamatan Tambun Selatan mencapai sekitar 700 ribu jiwa, sehingga membutuhkan perhatian khusus.

Asep juga menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan rusak dan sedang menunggu proses pergeseran anggaran agar program dapat segera direalisasikan

“Insya Allah, jalan-jalan yang jelek akan dibangun dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: