Berita Utama Bekasi Satu

Satpol PP Kota Bekasi Kerahkan Ribuan Personel, Siap Jaga Rumah Pemudik

17 March 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Kekhawatiran warga akan keamanan properti saat ditinggal pulang kampung menjadi prioritas utama pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Mengantisipasi hal tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi menerjunkan ratusan personel untuk menyisir kawasan permukiman kosong dan titik rawan kejahatan.

Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Nesan Sujana, menegaskan bahwa sasaran operasi kali ini tidak hanya terpusat pada kelancaran jalur lalu lintas arus mudik. Pengawasan berlapis justru diarahkan pada rumah-rumah warga yang tak berpenghuni selama masa libur Lebaran 2026 untuk mencegah potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

“Berkenaan dengan peran Satpol PP di masa mudik dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, tentunya kami sangat berperan aktif dalam mendukung pengamanan arus mudik melalui kegiatan patroli,” ujar Nesan dikutip Selasa (17/03/26).

Guna menutup celah kriminalitas di kawasan permukiman, sebanyak 678 personel Satpol PP disiagakan penuh. Kekuatan ini juga dipertebal dengan mobilisasi 1.736 anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang berpatroli langsung di 56 kelurahan se-Kota Bekasi.

Nesan memaparkan, selain perumahan, pemetaan titik rawan juga menyasar pusat mobilitas warga dan area komersial, seperti stasiun, terminal, pasar tumpah, hingga pusat perbelanjaan. “Kami juga melakukan penjagaan di area-area strategis yang memungkinkan adanya risiko gangguan kamtibmas,” jelasnya.

Secara taktis, operasi pengamanan ini telah berjalan dan akan terus diintensifkan sejak 13 hingga 30 Maret 2026. Satpol PP Kota Bekasi juga mendapat penebalan kekuatan dari 150 personel Pengendalian Massa (Dalmas) di tingkat kota, 350 personel yang tersebar di 12 kecamatan, serta 102 personel Pengamanan Dalam (Pamdal).Melalui sinergi ribuan aparat gabungan ini, Nesan optimis situasi Kota Bekasi tetap kondusif baik bagi warga yang mudik maupun yang menetap.

“Mudah-mudahan titik-titik vital ini bisa kami amankan. Kami juga terus melakukan sosialisasi serta pengamanan di area yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” tutup Nesan.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: