BEKASISATU, KOTA BEKASI – Isu bergulirnya reformasi institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mendapat penolakan tegas dari Persatuan Ummat Islam (PUI). Ormas Islam bersejarah ini bahkan telah melayangkan surat resmi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Komisi III DPR RI guna mempertahankan posisi Polri agar tetap berada di bawah komando langsung Presiden.
Ketua Umum PUI, H. Raizal Arifin, M.Sos, menegaskan bahwa wacana menggeser atau merombak kewenangan Polri di tengah masa transisi justru berisiko mengganggu stabilitas nasional. Padahal, stabilitas keamanan merupakan prasyarat mutlak untuk memajukan roda perekonomian negara.
“Kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas tahun 2045 sangat bergantung pada terjaganya stabilitas nasional. Oleh karena itu, ketika muncul isu terkait reformasi Polri, Persatuan Ummat Islam menegaskan komitmennya untuk mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden,” tegas Raizal dalam Peringatan Milad ke-108 PUI di Pondok Pesantren Santi Asromo, Majalengka, Jawa Barat, Minggu (23/2/26).
Raizal mengingatkan bahwa independensi Polri yang langsung bertanggung jawab kepada kepala negara adalah amanat reformasi masa lampau yang diraih dengan pengorbanan besar. Ia juga mengapresiasi hubungan harmonis antara PUI dan Kapolri selama ini, yang dinilai sukses merawat keragaman agama, budaya, dan ras di Tanah Air.
Sebagai organisasi yang lahir sebelum kemerdekaan, PUI merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal arah bangsa.
“PUI adalah ormas yang bergerak di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial, berdiri sejak 1917. Dua tokoh kami, K.H. Abdul Halim dan K.H. Ahmad Sanusi, turut berperan dalam pendirian Republik Indonesia dan telah dianugerahi gelar pahlawan,” ungkapnya.
Dukung Program Sekolah BersihSelain fokus pada isu keamanan nasional, PUI turut menyoroti kebijakan di sektor pendidikan. Raizal menyatakan organisasi yang dipimpinnya menyambut positif kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo terkait ‘Gerakan Sekolah Bersih dan Asri’.
Menurutnya, lingkungan sekolah yang aman dan higienis secara langsung akan menciptakan ekosistem belajar yang kondusif bagi para siswa untuk berkembang.
“Oleh karena itu, diharapkan gerakan tersebut dapat diimplementasikan secara luas di berbagai sekolah di seluruh Indonesia,” imbuh Raizal.
Ke depan, PUI memastikan akan terus bersinergi dengan Polri dan instansi pemerintahan lainnya sebagai bentuk sumbangsih nyata ormas Islam dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli