BEKASISATU, KOTA BEKASI – Penantian warga Kota Bekasi akan hadirnya transportasi publik yang mumpuni akhirnya terjawab. Setelah vakumnya operasional Transpatriot sejak 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi resmi memperkenalkan wajah baru moda transportasi massal bernama “Trans Beken”.
Bus modern ini dijadwalkan mulai mengaspal pada 10 Februari 2026. Kabar baiknya, selama masa grand launching, masyarakat dapat menikmati layanan ini tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menegaskan bahwa kebijakan tarif nol rupiah ini merupakan bentuk layanan publik agar masyarakat kembali antusias menggunakan angkutan umum.
“Jangan khawatir, bus Trans Beken masih gratis bagi warga Kota Bekasi. Kami berharap moda transportasi ini dicintai dan menjadi transportasi unggulan warga,” ungkap Zeno dalam keterangannya, Sabtu (07/02/26).
Fokus Koridor 1: Integrasi Stasiun LRT
Pada tahap awal, operasional Trans Beken akan difokuskan pada Koridor 1 yang melayani rute pulang-pergi (PP) dari Terminal Bekasi menuju Harapan Indah.
Sebanyak 9 unit armada disiapkan untuk melayani rute vital ini. Zeno menjelaskan, bus tidak hanya sekadar lewat, namun dirancang terintegrasi dengan titik-titik strategis.
Trans Beken akan melayani 47 titik pemberhentian, termasuk integrasi dengan moda transportasi kereta api di Stasiun Kranji, Stasiun Bekasi dan Bekasi Timur Hingga Stasiun LRT Jatimulya dan Revo. Dan Rute ini merupakan reaktivasi rute pada tahun 2019 dan sempat berhenti di tahun 2024
Zeno menyebut, bahwa langkah ini dinilai sebagai realisasi konkret dari visi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe untuk menghadirkan mobilitas yang canggih, nyaman, namun tetap aman.
“Ini bukti komitmen kami untuk membuat sebuah moda transportasi yang aman bagi masyarakat Kota Bekasi,” tegas Zeno.
Sentuhan Batik dan Identitas Lokal
Berbeda dengan pendahulunya, Trans Beken tampil lebih segar dan modern. Secara visual, armada ini didominasi warna abu-abu dengan aksen biru yang tegas.
Identitas “Kota Bekasi” semakin kental dengan penyematan gradien motif batik berwarna merah muda dan biru pada bodi bus. Logo Pemkot Bekasi dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terpampang jelas di sisi kanan, bersanding dengan slogan kampanye kota: #SemakinNyamanKotanyaSemakinSejahteraWarganya.
Kehadiran Trans Beken diharapkan tidak hanya menjadi solusi kemacetan, tetapi juga simbol kebangkitan transportasi publik yang ramah lingkungan di kota patriot tersebut.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli