BEKASISATU, KOTA BEKASI – Masa reses kerap dimanfaatkan wakil rakyat untuk menyerap aspirasi, namun Ketua Fraksi Golkar Solidaritas DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra, memilih langkah yang lebih nyata.
Di sela-sela kegiatan resesnya, Sarwin kembali menghidupkan program sosial bertajuk “Ayo Disunat”, sebuah layanan khitan gratis yang menyasar anak yatim piatu dan keluarga prasejahtera di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yang meliputi Bantargebang, Mustika Jaya, dan Rawalumbu.
Uniknya, program ini bukanlah inisiatif baru yang lahir setelah ia duduk di kursi legislatif. Sarwin mengungkapkan bahwa kepedulian ini sudah ia rintis jauh sebelum dirinya resmi menjadi Anggota DPRD Kota Bekasi.
“Sebenarnya, inisiatif ini sudah berjalan cukup lama, bahkan sejak saya belum menjabat sebagai anggota dewan dan terus berlanjut hingga masa pencalegan kemarin,” ujar Sarwin Edi Saputra kepada wartawan.
Sarwin mengakui, program kemanusiaan ini sempat terhenti sementara waktu akibat berbagai kesibukan dan kegiatan politik. Namun, komitmennya untuk membantu masyarakat kecil membuatnya kembali turun gunung.
“Walaupun sempat mengalami masa vakum selama kurang lebih enam hingga tujuh bulan, kini program ‘Ayo Disunat’ tersebut kembali saya jalankan dengan fokus sasaran yang sama, yaitu anak yatim dan keluarga yang tidak mampu,” tegasnya.
Untuk memudahkan warga, Sarwin mendesain program ini dengan pendekatan yang sangat praktis dan meringankan beban keluarga. Berikut adalah tiga keunggulan utama dari pelaksanaan program “Ayo Disunat”:
Layanan Jemput Bola (Door-to-Door): Warga tidak perlu repot membawa anaknya ke klinik atau rumah sakit. “Saya datang langsung ke rumah warga dengan membawa dokter khusus, sehingga proses khitan dapat dilakukan dengan nyaman langsung di rumah anak tersebut,” jelas Sarwin.
100% Gratis Tanpa Pungutan: Seluruh biaya tindakan medis dan obat-obatan ditanggung sepenuhnya, sehingga keluarga tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun.
Bonus Bantuan Pendidikan: Tidak hanya urusan kesehatan, program ini juga menyentuh aspek pendidikan. Setelah proses khitan selesai, Sarwin memberikan santunan berupa dana pendidikan untuk menunjang kelancaran sekolah sang anak.
Melalui reaktivasi program ini, Sarwin berharap kehadirannya sebagai wakil rakyat dapat dirasakan langsung secara nyata.
“Program yang telah diinisiasi sejak lama ini saya aktifkan kembali dengan satu harapan besar, yakni dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya bagi warga saya di wilayah Dapil 3,” pungkasnya.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli