Berita Utama Bekasi Satu

Cairkan Ratusan Miliar, Pembebasan Lahan Flyover Bulak Kapal Segera Tuntas

21 June 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Kabar baik bagi warga Bekasi dan pengguna jalan. Drama kemacetan serta ancaman keselamatan di perlintasan sebidang Bulak Kapal, Bekasi Timur, akan segera dicarikan titik terangnya. Pemerintah memastikan proses pembebasan lahan untuk proyek Flyover (jalan layang) Bulak Kapal telah memasuki fase paling akhir.

Anggaran fantastis senilai kurang lebih Rp100 miliar kini telah disiapkan oleh pemerintah untuk membayar ganti rugi kepada para pemilik lahan yang terdampak.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan), Widayat Subroto Hardi, menjelaskan bahwa masa sanggah dari warga telah dilalui dengan lancar. Saat ini, pihaknya hanya tinggal menunggu ketukan palu dari proses verifikasi tahap akhir.

“Saat ini kami sedang memproses verifikasi final bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN). Setelah tahapan krusial ini rampung, barulah proses pencairan dana ganti rugi kepada warga bisa langsung dilakukan,” ungkap Broto dikutip Minggu (21/06/26)

Dirinya menggaransi bahwa seluruh rentetan prosedural administratif—mulai dari verifikasi awal, penilaian aset (appraisal), hingga masa sanggah—telah dieksekusi sesuai aturan hukum yang berlaku. Tidak ada lagi kendala berarti, terutama dari sisi ketersediaan dana pembebasan lahan.

“Akhir Juni ini kami targetkan semuanya bisa tuntas. Kalau dari segi alokasi keuangan, semuanya sudah siap dan aman,” tegasnya.

Penyelamatan Nyawa Jadi Prioritas Pusat

Akselerasi pembebasan lahan ini bukan tanpa alasan. Perlintasan sebidang di kawasan Bulak Kapal sebelumnya telah menjadi sorotan tajam pemerintah, terutama pasca-insiden tragis kecelakaan kereta api di sekitar Stasiun Bekasi Timur beberapa waktu lalu.

Kondisi tersebut memicu Pemerintah Pusat untuk turun tangan langsung mempercepat proyek pembangunan perlintasan tidak sebidang.

Kehadiran Flyover Bulak Kapal nantinya tidak hanya diharapkan mampu mengurai benang kusut kemacetan abadi di perbatasan Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, tetapi yang terpenting: menyelamatkan nyawa pengguna jalan dari risiko kecelakaan fatal.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: