Berita Utama Bekasi Satu

Dana Mandek, Atlet Kota Bekasi Cemas Tatap Porprov Jabar 2026

19 April 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Kurang dari tujuh bulan menjelang bergulirnya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026, persiapan kontingen Kota Bekasi justru diwarnai keresahan. Belum cairnya dana hibah pembinaan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi dinilai sangat menghambat program latihan para atlet.

Keluhan ini disuarakan langsung oleh salah satu atlet andalan Kota Bekasi yang enggan disebutkan identitasnya. Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan dana pembinaan saat ini sudah memasuki fase krusial dan sangat mendesak.

“Waktunya sudah mepet. Kami butuh asupan vitamin, suplemen, serta program latihan intensif. Selain itu, kami juga harus segera melaksanakan try out dan try in untuk mengukur performa. Tapi karena dana pembinaannya belum turun, persiapan kami jadi sangat tidak optimal,” ujar sang atlet saat dikonfirmasi, Minggu (19/04/26).

Kondisi ini terbilang ironis mengingat Kota Bekasi bertindak sebagai tuan rumah utama pada ajang Porprov Jabar XV 2026, sekaligus mematok target ambisius yakni keluar sebagai Juara Umum.

KONI Kota Bekasi sendiri sebelumnya telah merancang anggaran sebesar Rp 150 miliar. Dana jumbo tersebut diproyeksikan untuk mendukung seluruh fasilitas cabang olahraga (cabor), operasional selama kompetisi, hingga uang pembinaan atlet.

“Target prestasi kita sangat tinggi, minimal menyamai atau bahkan melampaui capaian Porprov sebelumnya. Apalagi kita tampil di rumah sendiri. Semoga saja dana pembinaan ini bisa segera cair agar kami para atlet bisa fokus membawa nama baik Kota Bekasi dan meraih juara umum,” tegasnya penuh harap.

Sebagai informasi, ajang Porprov Jabar XV Tahun 2026 dijadwalkan akan dibuka secara resmi di Kota Bekasi pada 7 November 2026, dan akan ditutup di Kota Bogor pada 20 November 2026.

Dalam pesta olahraga tingkat daerah tersebut, Kota Bekasi memikul tanggung jawab besar karena menjadi lokasi pertandingan untuk 47 sub-cabang olahraga, disusul Kota Bogor dengan 28 sub-cabang, dan Kota Depok sebanyak 9 sub-cabang olahraga. Secara total, ajang bergengsi ini akan mempertandingkan 1.156 nomor pertandingan.

Dengan status sebagai tuan rumah dan tingginya target yang dicanangkan, sinkronisasi antara persiapan fasilitas oleh Pemkot Bekasi dan kesiapan teknis atlet di lapangan kini menjadi pertaruhan utama.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispor) Kota Bekasi, Arwani Belum Merespon hal tersebut.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: