Kawasan Kampung Kavling, yang selama ini masuk dalam radar pantauan akibat maraknya peredaran obat terlarang, mendadak riuh pada Minggu (5/4/2026).
Kabupaten Bekasi – Komitmen Polres Metro Bekasi dalam memerangi peredaran obat keras golongan G bukan sekadar gertakan sambal.
Di bawah komando langsung Kombes Pol Sumarni, yang akrab disapa Bunda Kapolres, korps baju cokelat ini melakukan operasi senyap menyisir wilayah rawan di Cikarang Utara.
Kawasan Kampung Kavling, yang selama ini masuk dalam radar pantauan akibat maraknya peredaran obat terlarang, mendadak riuh pada Minggu (5/4/2026).
Langkah kaki petugas gabungan menyisir gang-gang sempit demi memutus mata rantai peredaran “pil koplo” yang merusak masa depan remaja Bekasi.
Operasi Senyap di Cluster Kendua: Ribuan Butir Disita
Bunda Kapolres tidak hanya memberi perintah dari balik meja.
Ia turun langsung ke lapangan memimpin personel Polwan, Satresnarkoba, dan Sat Samapta.
Hasilnya, Petugas berhasil membongkar gudang penyimpanan kecil dan mengamankan barang bukti yang fantastis.
Baca Juga: Digerebek Saat Patroli, Kontrakan di Tambun Selatan Jadi Gudang 187 Ribu Butir Obat Keras Ilegal
Secara total, polisi menyita 920 butir Tramadol, 23 butir Alprazolam, 2 butir Exsimer dan Uang tunai Rp50.000 hasil transaksi ilegal.
“Kami tidak ada kata gentar. Setiap jengkal wilayah yang terindikasi ada peredaran obat keras akan kami bongkar,” tegas Kombes Sumarni kepada awak media, Senin (6/4/2026).
Drama Pengejaran: Dua Kurir Tertangkap, Bandar Berinisial A dan M Buron
Ketegangan sempat terjadi saat petugas melakukan pemantauan tertutup di Cluster Kendua. Dua orang pengendara motor yang gerak-geriknya mencurigakan langsung dicegat. Benar saja, saat digeledah, petugas menemukan paket Tramadol siap edar.
Dari nyanyian kedua kurir ini, petugas melakukan pengembangan hingga ke wilayah Sukaraya, Karangbahagia. Meski telah menetapkan dua tersangka, polisi masih memiliki pekerjaan rumah (PR) besar.
“Saat ini tim masih di lapangan mengejar pelaku berinisial A dan M. Mereka diduga kuat merupakan bagian dari jaringan besar yang memasok obat-obatan ini ke wilayah Cikarang,” tambahnya.
Ada yang menarik dari gaya kepemimpinan Kombes Sumarni. Meski bersikap dingin dan tegas terhadap pengedar, ia tetap mengedepankan sisi humanis sebagai seorang ibu. Baginya, pemberantasan narkoba adalah upaya menyelamatkan “anak-anak bangsa”.
Ia pun mewanti-wanti para pelaku untuk segera tobat sebelum jeruji besi menjemput. Di sisi lain, ia mengajak masyarakat Bekasi untuk tidak takut melapor.
“Kami berdiri di garis depan demi masa depan anak-anak kita. Jika warga melihat ada aktivitas mencurigakan, jangan diam. Silakan hubungi nomor WA Curhat Langsung saya,” tandasnya.
Info Layanan Pengaduan Polres Metro Bekasi
Bagi warga yang memiliki informasi terkait gangguan Kamtibmas atau narkoba, bisa menghubungi Call Center 110 dan WA Curhat Bunda Kapolres di nomor 0813-8399-0086.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi tengah mengkaji rencana relokasi Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE)…
Kota Bekasi — Jumlah korban meninggal dunia dalam insiden kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE)…
Kabupaten Bekasi – Pagi tadi, Senin (6/4/2026), ribuan pengendara yang melintas di Jalan Sultan Hasanudin,…
Kota Bekasi – Kabar penting bagi warga Kota Bekasi yang setiap hari “bertempur” di kemacetan…
Kabupaten Bekasi – Persoalan “gunung sampah” di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Setu, tampaknya mulai…
Kota Bekasi – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mengeluarkan peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan…
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli