Berita Utama Bekasi Satu

Gus Shol Dicopot, 12 PAC PPP Kota Bekasi Melawan dan Siap Undur Diri

12 April 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Gejolak internal melanda Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bekasi. Sebanyak 12 Pengurus Anak Cabang (PAC) secara tegas menolak keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP yang mencopot H. Sholihin dari kursi ketua dan menunjuk Nawal Husni sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Aksi pencopotan mendadak ini memicu reaksi keras di akar rumput. Seluruh pengurus PAC di 12 kecamatan se-Kota Bekasi mengancam akan melakukan aksi mundur massal jika SK Plt tersebut tidak segera dicabut.

Ketua PAC PPP Bekasi Barat, Nasir, menyatakan bahwa penunjukan Plt tersebut cacat prosedur dan melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. Menurutnya, masa jabatan H. Sholihin—yang akrab disapa Gus Shol—seharusnya baru berakhir pada November 2026.

“Kami semua dari PAC sudah sepakat dan menandatangani bahwa kami akan memberikan solusi: apabila PLT itu diberlakukan, kami akan mengundurkan diri,” tegas Nasir saat ditemui usai musyawarah di Bekasi, Minggu (12/04/26).

Nasir membeberkan adanya kejanggalan dalam Surat Keputusan (SK) Plt yang dikeluarkan DPP. Ia menyoroti legalitas tanda tangan dalam dokumen tersebut yang dinilai tidak sesuai dengan Undang-Undang Pemilu dan aturan internal partai.

“Kami tetap mengacu pada Undang-Undang tentang Pemilu, bahwa surat PLT seharusnya ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekjen. Kenapa Sekjen DPP tidak mau menandatangani, kok malah Wakil Sekjen? Selain itu, tidak ada musyawarah sama sekali dengan DPC Kota Bekasi,” ungkapnya.

Perlawanan para pengurus tingkat kecamatan ini bukan sekadar gertakan. Selain mengancam mundur dari kepengurusan, mereka berencana membawa persoalan ini ke jalur hukum.

“Kami dari DPC Kota Bekasi bersama teman-teman PAC akan tetap melakukan gugatan ke pengadilan. Harapan kami, SK tersebut dicabut karena kami malu, teman-teman semua sudah sepakat,” tambah Nasir.

Meski tengah berada di pusaran konflik, Nasir berharap marwah partai berlambang Ka’bah tersebut tetap terjaga. Namun, ia memastikan konsolidasi di tingkat PAC akan lumpuh jika aspirasi mereka diabaikan oleh pusat.

“Harapannya PPP tetap menjaga konsolidasi dan persaudaraan. Tapi jika DPP bersikeras, kami tetap mundur. Kami akan mundur dari kepengurusan PAC di 12 kecamatan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak DPP PPP belum memberikan keterangan resmi terkait alasan penunjukan Plt yang memicu mosi tidak percaya di Kota Bekasi tersebut.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: