BEKASISATU, BEKASI – Transformasi layanan berbasis teknologi kini menjadi prioritas utama Perumda Tirta Bhagasasi Cabang Tambun. Langkah strategis diambil dengan mengalihkan sistem pembayaran konvensional menuju digitalisasi penuh guna memangkas ketergantungan pada penggunaan kertas (paper line payment) dan meningkatkan akurasi data pelanggan.
Komitmen ini ditegaskan dalam agenda sosialisasi sistem pembayaran digital yang diinisiasi oleh Bagian Informasi Teknologi (IT) Perumda Tirta Bhagasasi di wilayah layanan Tambun, baru-baru ini.
Kasubag IT Perumda Tirta Bhagasasi, Kholis, menjelaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan solusi konkret untuk menjawab tuntutan pelayanan yang cepat, transparan, dan ramah lingkungan.
“Sistem pembayaran digital ini kami terapkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap paper line payment,” tegas Kholis saat memberikan pemaparan.
Menurutnya, integrasi sistem elektronik ini akan meminimalisir celah kesalahan administrasi yang kerap terjadi pada model manual. “Dengan sistem yang terintegrasi, bukti transaksi dan pencatatan dilakukan secara elektronik, sehingga lebih efisien, ramah lingkungan, dan meminimalisir risiko kehilangan atau kesalahan administrasi,” tambahnya.
Langkah modernisasi ini mendapat dukungan penuh dari jajaran di tingkat cabang. Pjs Kepala Cabang Tambun Selatan, Slamet Sukaryadi, memastikan wilayahnya siap menjadi garda terdepan dalam implementasi teknologi ini. Baginya, efisiensi operasional adalah kunci tata kelola perusahaan yang modern.
“Kami di Cabang Tambun Selatan siap mengawal penerapan sistem ini agar berjalan optimal. Selain meningkatkan kecepatan pelayanan, pengurangan penggunaan kertas juga menjadi bagian dari efisiensi operasional dan tata kelola yang lebih modern,” ujar Slamet.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Cabang Pembantu (KCP) Tambun Utara, Nailul Author, menilai inovasi ini akan mempermudah alur kerja di lapangan. Pria yang akrab disapa Ilul ini optimistis bahwa digitalisasi akan berdampak langsung pada kenyamanan pelanggan.
“Dengan sistem digital, proses administrasi menjadi lebih ringkas dan praktis. Kami optimistis langkah ini tidak hanya menghemat penggunaan kertas, tetapi juga meningkatkan akurasi data dan kenyamanan pelanggan,” pungkas Nailul.
Sosialisasi yang turut dihadiri oleh KCP Tambelang Suryamsyah ini berlangsung interaktif. Fokus utama diskusi adalah memastikan kesiapan infrastruktur teknis di setiap unit pelayanan sebelum sistem ini diberlakukan secara menyeluruh bagi masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya di wilayah Tambun.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli