BEKASISATU, JAKARTA – Cepatnya arus transformasi digital dan teknologi saat ini membawa tantangan tersendiri, terutama bagi ketahanan moral generasi muda. Merespons ancaman krisis nilai tersebut, Jakarta Cosmopolite Islamic School (JACOS) resmi diperkenalkan ke publik sebagai solusi pendidikan adaptif berlandaskan etika.
Peluncuran lembaga pendidikan dasar ini dilakukan bertepatan dengan ajang Jakarta Education Summit 2026 di Kampus Universitas Indonesia (UI) Salemba, Jakarta, pada 15 Februari 2026. Forum ini merupakan buah kolaborasi JACOS dengan Ikatan Wanita Keluarga Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI (IWK SPPB UI).
Hadir dengan model pendidikan holistik, JACOS mencoba mendobrak batasan pembelajaran konvensional. Mereka memadukan keunggulan sains, wawasan global, dan penanaman karakter agama tanpa menghilangkan esensi belajar yang menyenangkan (joyful learning).
Pendiri JACOS, Assoc. Prof. Dr. KH. Didi Supandi, M.Ag, menyatakan bahwa kecerdasan intelektual saja tidak lagi cukup. Menurutnya, fondasi etika dan akhlak adalah harga mutlak bagi calon pemimpin masa depan.
“Kami mendirikan sekolah ini sebagai ikhtiar untuk melahirkan generasi berkarakter mulia dan berwawasan global. Di tengah arus perubahan dunia yang begitu cepat, anak-anak perlu memiliki fondasi akhlak yang kuat agar mampu menjadi pemimpin yang membawa manfaat luas bagi masyarakat,” papar KH. Didi, yang merintis institusi ini bersama Hj. Ida Farida, S.E., M.M.
Pendekatan integratif ini diharapkan dapat mencetak lulusan yang tidak hanya gagap teknologi, tetapi juga memiliki benteng spiritual yang kokoh.
Senada dengan visi tersebut, Academic Director JACOS, Prof. Madya Dr. Betania Kartika, B.A. (Hons), M.A., menyoroti pentingnya menjadikan agama sebagai kompas moral anak di tengah gempuran arus informasi modern.
”Perkembangan teknologi bergerak sangat cepat. Dengan Iqra, pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an menjadi landasan utama agar anak-anak tumbuh dengan nilai yang kuat, mampu beradaptasi, dan tetap memiliki arah moral yang jelas. Dengan fondasi Al-Qur’an, seluruh proses dan tujuan pendidikan diarahkan untuk Allah Yang Maha Menciptakan,” tegas Betania.
Sinergi yang terbangun antara perguruan tinggi negeri sekelas UI dan lembaga pendidikan dasar seperti JACOS di ajang ini menjadi simbol penting. Kolaborasi lintas institusi ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mendorong Indonesia sebagai rujukan global dalam pendidikan karakter dan sains.
Bagi masyarakat yang ingin membekali putra-putrinya dengan pendidikan berwawasan global dan akhlak mulia, JACOS saat ini telah membuka pendaftaran peserta didik. Informasi pendaftaran dapat diakses secara langsung melalui portal resmi www.jacos.id atau layanan kontak di +62 821-4000-0477.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli