Berita Utama Bekasi Satu

Jelang Idul Adha 2026, Dokter Hewan Kota Bekasi Sisir Lapak Kurban

09 May 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI — Menjelang perayaan Idul Adha 2026, masyarakat Kota Bekasi kini tidak perlu khawatir saat mencari hewan kurban. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi telah menerjunkan tim khusus untuk menyisir dan memeriksa kesehatan hewan di berbagai lapak penjualan demi menjamin kelayakan konsumsi daging kurban.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Kota Bekasi, Markum, menjelaskan bahwa proses pengawasan ini sudah berjalan secara masif. Tim penyelenggaraan hewan kurban ditugaskan untuk mengidentifikasi kondisi fisik dan riwayat kesehatan hewan yang dijajakan oleh para pedagang.

“Tim sudah ditugaskan untuk memantau dan mengecek kesehatan hewan di seluruh lapak penjualan sejak Selasa (05/05/26) lalu,” ujar Markum melalui keterangan tertulisnya, Jumat (08/05/26).

Untuk menjangkau 12 kecamatan yang ada di Kota Bekasi, DKPPP menyebar 7 hingga 8 dokter hewan yang juga dibantu langsung oleh Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI). Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan tidak ada lapak yang terlewat dari proses penyaringan.

Sanksi Tegas dan Tanda Khusus Hewan Sehat

Dalam praktiknya, tim dokter hewan menerapkan standar kelayakan yang ketat sesuai dengan syariat kurban dan kesehatan pangan. Hewan yang berpenyakit, cacat, atau belum cukup umur akan langsung dipisahkan.

“Apabila tim dokter menemukan ada hewan kurban yang tidak layak sembelih, maka sesuai ketentuan, hewan tersebut sama sekali tidak diperbolehkan untuk diperjualbelikan,” tegas Markum.

Lantas, bagaimana cara pembeli mengetahui bahwa hewan kurban yang mereka pilih benar-benar aman? Markum membeberkan bahwa DKPPP telah menyiapkan tanda identifikasi khusus yang mudah dikenali oleh masyarakat awam.

“Bagi hewan yang dipastikan sehat dan layak konsumsi, kami akan memasangkan eartag (label penanda) khusus di telinganya. Selain itu, petugas juga akan memasang banner atau spanduk resmi di lapak yang telah selesai kami periksa kelayakannya,” paparnya.

Oleh karena itu, warga Kota Bekasi diimbau untuk lebih jeli dalam bertransaksi dengan memilih lapak yang telah ber-banner resmi dan hewan yang memiliki eartag. Rangkaian inspeksi kelayakan kurban ini ditargetkan akan terus berlangsung hingga Selasa (26/05/26), atau tepat satu hari (H-1) sebelum hari raya Idul Adha tiba.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: