infobekasi.co.id – Kali Cibongas yang berada di hulu Kali Bekasi mengalami kenaikan Tinggi Muka Air (TMA) secara signifikan pada Rabu sore, 11 Februari 2026. Data BPBD Kota Bekasi, Kali Cibongas sempat mengalami lonjakan debit air. Hingga pukul 19.45 WIB, TMA mulai menunjukkan tren menurun ke angka 103 cm, sebelumnya berada di level lebih tinggi pada pukul 18.45 WIB.
Pada waktu yang sama, kondisi di titik hulu lainnya juga terpantau meningkat. TMA Hulu Cileungsi tercatat berada di angka 414 cm, sementara Hulu Cikeas masih dalam kondisi normal di angka 85 cm. Sementara itu, di lokasi Pertemuan Cileungsi-Cikeas (P2C) Jatiasih, TMA tercatat berada pada ketinggian 350 cm.
Dengan kondisi tersebut, BPBD Kota Bekasi melaporkan status terbaru: Kali Cibongas berstatus Siaga 3, Hulu Cileungsi berstatus Siaga 1, sedangkan P2C dan Cikeas masih terpantau dalam status Normal.
Sebagai langkah antisipasi, sirene peringatan dini banjir telah dibunyikan di beberapa titik wilayah Kota Bekasi yang berdekatan dengan aliran Kali Bekasi guna memberikan peringatan bagi warga sekitar.
Dihubungi secara terpisah, Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Khalid, membenarkan adanya peningkatan kewaspadaan seiring naiknya TMA di hulu.
“Benar ada kenaikan karena di wilayah Cibongas dan hulu Cileungsi sedang terjadi hujan deras,” kata Idham kepada wartawan.
Menurut Idham, apabila kondisi di hulu tidak berubah atau justru mengalami kenaikan kembali, debit air tersebut akan mengalir menuju Kali Bekasi dalam waktu singkat. Diperkirakan air kiriman akan sampai ke wilayah hilir dalam waktu 2 hingga 3 jam ke depan.
“Perjalanan air ke hilir Kali Bekasi kemungkinan membutuhkan waktu sekitar 2 sampai 3 jam,” beber Idham.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli