Berita Utama Info Bekasi

Langkah Baru PPIH, Aktifkan Kartu Nusuk Sejak di Tanah Air Demi Kenyamanan Jamaah Haji

01 May 2026 Administrator Desa

Infobekasi.co.id – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Jawa Barat di bawah naungan Kementerian Agama berharap seluruh jamaah segera mengaktifkan Kartu Nusuk sejak berada di tempat keberangkatan, sebelum berangkat menuju Tanah Suci. Sebelumnya, pembagian dan penggunaan kartu ini baru dilakukan setelah jamaah tiba di Arab Saudi.

“Kebijakan ini diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menertibkan administrasi perjalanan ibadah sejak tahap awal,” ujar Kepala Bidang Humas PPIH Jawa Barat, Sri Siagawati, saat ditemui di Embarkasi Jakarta-Bekasi, Sabtu, 1 Mei 2026.

Ia menambahkan, dengan perubahan ini diharapkan seluruh rangkaian pelayanan dapat berjalan lebih cepat, tertib, dan terkoordinasi selama jamaah melaksanakan ibadah di Tanah Suci.

Sri menjelaskan, Kartu Nusuk merupakan identitas resmi yang wajib dimiliki setiap jamaah selama berada di Arab Saudi. Kartu ini terhubung langsung dengan sistem layanan yang dikelola pemerintah setempat.

“Bisa dikatakan, Kartu Nusuk ini bagaikan nyawa kedua bagi jamaah haji karena fungsinya yang sangat penting,” tegasnya.

Melalui kartu ini, seluruh data milik jamaah tersimpan secara lengkap dalam sistem digital, mulai dari data pribadi, alamat tempat penginapan, nomor kamar, hingga hak akses untuk mendapatkan berbagai layanan dan fasilitas selama melaksanakan ibadah haji.

Di lokasi keberangkatan Embarkasi Jakarta-Bekasi, proses pengaktifan kartu berjalan langsung setelah pembagian dilakukan. Petugas akan memindai kode batang yang tertera pada kartu, kemudian setiap jamaah diwajibkan melakukan pemotretan diri sambil memegang Kartu Nusuk sebagai proses verifikasi data.

Selain sebagai tanda pengenal, kartu ini juga berfungsi sebagai alat pengatur akses menuju berbagai tempat ibadah utama, seperti Masjidil Haram, Masjid Nabawi, serta lokasi pelaksanaan rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

“Kartu Nusuk menjadi penentu dan pengatur segala keperluan serta akses yang dibutuhkan jamaah selama beribadah di Tanah Suci,” pungkas Sri Siagawati.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: