Berita Utama Bekasi Satu

Pakai Gas PGN, Biaya Dapur RS Budi Lestari Bekasi Turun 60 Persen

25 February 2026 Administrator Desa

​BEKASISATU, KOTA BEKASI – Upaya menekan beban pengeluaran sekaligus menjaga kualitas layanan 24 jam terus dilakukan oleh fasilitas kesehatan. Salah satunya, Rumah Sakit (RS) Budi Lestari di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, yang kini resmi beralih menggunakan gas bumi dari PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN).

Langkah transisi energi ini diproyeksikan mampu memangkas biaya operasional rumah sakit hingga 60 persen. Pada tahap awal, PGN Sales and Operation Region II (SOR II) Area Bekasi akan menyalurkan sekitar 432 meter kubik gas bumi per bulan untuk menopang kebutuhan instalasi gizi (dapur) dan layanan laundry di rumah sakit ibu dan anak tersebut.

​Direktur RS Budi Lestari, dr. Titi Anggraeni Nasution, MARS., M.M., mengungkapkan bahwa pemanfaatan gas bumi merupakan wujud komitmen manajemen dalam menciptakan tata kelola rumah sakit yang efisien dan berwawasan lingkungan.

​”Pemanfaatan ini mendukung operasional yang lebih optimal, efisien, dan ramah lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan energi rumah sakit. Kami berharap ada potensi efisiensi biaya operasional hingga 60 persen untuk menunjang kebutuhan instalasi gizi dan layanan laundry,” ungkap dr. Titi.

​Bagi sektor kesehatan yang beroperasi tanpa henti, keandalan suplai energi menjadi kebutuhan mutlak. Merespons hal tersebut, General Manager PGN SOR II, Iwan Yuli Widyastanto, menegaskan bahwa sektor medis memang menjadi prioritas utama perluasan jaringan PGN.

​”Operasional 24 jam menuntut pasokan energi yang stabil demi menjaga mutu dan keselamatan layanan. Melalui pemanfaatan gas bumi PGN, kami berharap RS Budi Lestari dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Bekasi,” jelas Iwan.

​Di sisi lain, aspek keselamatan operasional tetap menjadi perhatian utama. Pjs Area Head PGN Bekasi, Amin Hidayat, menjamin bahwa proses gas in (pengaliran perdana) telah melewati prosedur keselamatan yang ketat.

​”Kami memastikan seluruh tahapan berjalan aman. PGN Area Bekasi juga akan melakukan monitoring serta pendampingan teknis secara berkala untuk menjaga keandalan pemanfaatan gas bumi di RS Budi Lestari,” tegas Amin.

​Penggunaan gas bumi dinilai lebih praktis karena mengalir 24 jam tanpa memerlukan ruang penyimpanan tabung. Selain itu, tekanan gas yang rendah membuatnya lebih aman serta menghasilkan emisi yang lebih bersih dibanding bahan bakar konvensional.

​Hingga saat ini, PGN terus memperluas jangkauan pelayanannya di wilayah Bekasi. Tercatat lebih dari 23.000 pelanggan dari segmen komersial, industri, hingga rumah tangga yang tersebar di kawasan Margahayu, Rawa Lumbu, Kranggan, hingga Bekasi Selatan telah menikmati layanan gas bumi PGN.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: