BEKASISATU, KOTA BEKASI– Gejolak penolakan terhadap operasional Trans Bekasi Keren (Trans Beken) yang sempat memanas di Jalan Ahmad Yani, langsung direspons cepat oleh Pemerintah Kota Bekasi. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, turun langsung ke lapangan untuk membuka ruang dialog dengan ratusan pengemudi angkutan kota (angkot).
Langkah persuasif ini diambil guna menjaga kondusivitas wilayah sekaligus memastikan aspirasi para supir angkot terkait pengoperasian bus angkutan umum massal lintasan Terminal Induk Bekasi – Harapan Indah (PP) didengar secara utuh.
Dalam pertemuan lanjutan yang digelar di Ruang Rapat Command Center Pemerintah Kota Bekasi bersama Organisasi Angkutan Darat (Organda), Zeno menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak mematikan mata pencaharian pengemudi angkot konvensional.
“Penataan trayek serta pengembangan layanan Trans Beken ini murni untuk meningkatkan kualitas transportasi publik yang aman dan terintegrasi. Namun, saya tegaskan, ini dilakukan tanpa mengabaikan keberlangsungan usaha teman-teman angkot yang sudah ada,” ujar Zeno Bachtiar di hadapan perwakilan para pengemudi angkot.
Menurut Zeno, modernisasi transportasi adalah keniscayaan, namun nasib para pelaku usaha transportasi lama tetap menjadi prioritas pemerintah. Dialog ini diharapkan melahirkan skema operasional yang saling menguntungkan.
“Aspirasi dari para pengemudi angkot sudah kami tampung seluruhnya. Kita duduk bersama untuk mencari formulasi terbaik yang bisa mengakomodasi kepentingan semua pihak. Tujuannya satu, semakin nyaman kotanya, semakin sejahtera warganya,” tambahnya.
Sebelumnya, aksi penyampaian pendapat di jalan protokol tersebut sempat memicu kepadatan lalu lintas. Pihak Dishub bersama Polres Metro Bekasi Kota yang dipimpin Wakapolres, bergerak taktis melakukan pengamanan dan rekayasa lalu lintas contra flow guna mengurai kemacetan.
Hingga berita ini diturunkan, tim efektif Dishub bersama unsur kepolisian (Kabid Dalops, Kabid Lalin, Kabid Angkutan) terus mematangkan konsep integrasi antara angkot dan Trans Beken agar keduanya dapat berjalan beriringan melayani warga Kota Bekasi.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli