Berita Utama Info Bekasi

Prioritaskan UMKM Pondok Gede, Murodi Minta Pemkot Tambah PJU

17 March 2026 Administrator Desa

Infobekasi.co.id – Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Ahmad Murodi, menyoroti pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai penopang perekonomian daerah, yang berperan utama dalam menciptakan lapangan kerja.

Untuk itu, Pemerintah Kota Bekasi perlu menyediakan dan memperbaiki fasilitas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan infrastruktur memadai, salah satunya melalui perluasan Penerangan Jalan Umum (PJU). Menurutnya, langkah ini sekaligus meningkatkan aspek keamanan lingkungan, khususnya di Kecamatan Pondok Gede.

“Lebih menekankan pada UMKM sebagai prioritas pertama. Kami tidak hanya fokus pada infrastruktur pasif, tetapi juga pada program yang bisa menghasilkan manfaat langsung bagi masyarakat,” tutur Ahmad Murodi, dikutip Selasa (17/3/2026).

Berdasarkan data yang ia peroleh dari hasil reses pada Februari 2026, terdapat 300 unit UMKM di Pondok Gede. Angka tersebut cukup besar dan menandakan perlunya solusi kongkrit untuk menciptakan lapangan kerja di tingkat lokal.

Meski demikian, para pelaku UMKM perlu melaksanakan tertib administrasi. Dari 300 unit tersebut, baru 130 unit UMKM di Pondok Gede yang terdaftar secara resmi di pangkalan data pemerintah daerah.

Murodi, yang juga merupakan Pembina UMKM Kecamatan Pondok Gede, menyampaikan bahwa pelaku usaha mulai dari pedagang kaki lima perlu mendaftarkan legalitas usaha mereka terlebih dahulu sebelum mendapatkan bantuan stimulus.

Menurutnya, koordinasi dengan dinas terkait mengenai bentuk bantuan hanya dapat dilakukan setelah profil usaha masyarakat terverifikasi secara resmi.

“Rata-rata masyarakat butuh stimulus, tetapi kita tidak bisa sembarangan memberikan bantuan. Mereka harus terdaftar dulu di sistem UMKM Kota Bekasi; setelah itu baru kita diskusikan bentuk bantuannya dengan dinas terkait,” tuturnya.

Selain sektor ekonomi, Murodi juga memperhatikan penambahan PJU untuk meningkatkan keamanan warga. Program PJU yang sebelumnya berhasil diterapkan di Jaticempaka, dengan puluhan lampu tersebar merata di setiap RT akan diperluas ke wilayah lain guna menekan potensi kriminalitas dan aktivitas negatif di ruang publik.

“Saya minta kepada RT dan RW, kalau ada kunjungan reses dari siapapun, ajukan kebutuhan PJU. Bahkan jika mereka butuh lima titik, saya suruh ajukan sepuluh agar ada cadangan jika ternyata masih ada area yang gelap,” ungkapnya.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: