Berita Utama GoBekasi

Remaja Asal Karang Bahagia Bekasi Tewas Tenggelam di Green Canyon Karawang

04 April 2026 Administrator Desa

Insiden maut di objek wisata yang berlokasi di Desa Medalsari, Kecamatan Pangkalan tersebut terjadi saat korban tengah menikmati suasana alam bersama rekan-rekannya.

Kabupaten Bekasi – Kabar duka menyelimuti warga Kabupaten Bekasi di tengah periode libur panjang akhir pekan ini. Seorang remaja berinisial Ilham (16), warga Kampung Pulopisang, Desa Karang Anyar, Kecamatan Karang Bahagia, dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di destinasi wisata Green Canyon, Karawang, Jumat (3/4/2026).

Insiden maut di objek wisata yang berlokasi di Desa Medalsari, Kecamatan Pangkalan tersebut terjadi saat korban tengah menikmati suasana alam bersama rekan-rekannya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Usep Supriatna, mengonfirmasi bahwa korban diduga tenggelam karena berenang di area berbahaya tanpa dilengkapi alat keselamatan.

“Korban diduga tenggelam saat berenang tanpa menggunakan pelampung. Ia kemudian terseret arus di area curug dan masuk ke dalam pusaran air hingga tidak muncul kembali ke permukaan,” ujar Usep, Jumat (3/4/2026).

Proses Evakuasi: Ditemukan Tak Jauh dari Titik Awal

Mendapat laporan adanya wisatawan hilang, tim reaksi cepat BPBD Karawang langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pencarian. Setelah melakukan penyisiran di sekitar aliran curug, petugas akhirnya berhasil menemukan tubuh korban.

Baca Juga: Tim SAR Temukan Penarik Perahu Eretan yang Tenggelam di Kali Bekasi

Nahas, saat ditemukan, Ilham sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Jasadnya ditemukan tidak jauh dari titik awal ia dilaporkan terseret arus pusaran air.

“Petugas langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Pangkalan sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga di Bekasi untuk proses pemakaman,” tambah Usep.

BPBD Imbau Wisatawan Gunakan Pelampung

Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi para pelancong yang mengisi waktu libur di kawasan wisata air. BPBD Karawang menekankan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti pelampung, terutama bagi pengunjung yang tidak mahir berenang atau saat debit air sedang meningkat.

“Kami mengimbau pengunjung untuk selalu waspada, tidak berenang di area yang dilarang, dan wajib menggunakan alat keselamatan. Wisata alam memiliki risiko yang dinamis, terutama pada area pusaran curug,” tegas Usep.

Kejadian ini menambah deretan angka kecelakaan air di kawasan wisata alam Jawa Barat selama musim libur. Pihak pengelola wisata diharapkan memperketat pengawasan terhadap pengunjung yang nekat berenang di area berisiko tinggi guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Kota Bekasi – Pemerintah Kecamatan Mustika Jaya merilis data terbaru terkait dampak ledakan dan kebakaran…

Kota Bekasi – Bagi warga Kota Bekasi yang ingin mengurus perpanjangan SIM, Satlantas Polres Metro…

Kabupaten Bekasi – Bagi warga Kabupaten Bekasi yang ingin mengurus perpanjangan SIM, Satlantas Polres Metro…

Kota Bekasi – Pasca-insiden kebakaran dan ledakan dahsyat di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning,…

Kota Bekasi – Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, memberikan atensi serius terhadap…

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengingatkan para pekerja, serikat buruh, dan pengusaha agar tidak…

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: