BEKASISATU, KOTA BEKASI – Aksi pencurian kembali menyasar fasilitas pendidikan. Kompleks Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jatiwaringin dibobol maling pada Minggu dini hari. Dalam aksinya, pelaku sukses menggasak lima unit laptop dan dua tabung gas setelah merusak akses masuk ke ruang kepala sekolah dan ruang guru.
Insiden pembobolan ini pertama kali diungkap ke publik melalui akun TikTok resmi SDN Jatiwaringin VIII. Berdasarkan rekaman dan kronologi yang dihimpun pihak sekolah, pelaku beraksi dengan leluasa selama hampir satu setengah jam.
“Pelaku berhasil membobol ruang Kepala Sekolah dan Ruang Guru. Setelah kurang lebih satu setengah jam, pelaku menggasak lima unit laptop dan dua tabung gas,” tulis keterangan resmi pihak SDN Jatiwaringin VIII yang dikutip pada Senin, (13/07/26)
Berdasarkan runutan waktu, kejadian bermula sekitar pukul 00.50 WIB. Pelaku yang diketahui memiliki ciri-ciri berbadan kurus dengan perkiraan usia 17 hingga 20 tahun, awalnya terlihat berjalan kaki menuju arah sekolah. Saat itu, ia belum mengenakan penutup wajah.
Namun, ketika memanjat masuk melalui gerbang depan SDN Jatiwaringin XII, pelaku terpantau sudah mengenakan jaket kupluk dan masker untuk menyembunyikan identitasnya. Pada pukul 00.55 WIB, maling tersebut menyusuri lorong dan memantau situasi dari area tangga sebelum akhirnya fokus menargetkan ruangan penyimpanan aset di SDN Jatiwaringin.
Usai menguras barang berharga milik sekolah, pelaku terpantau melarikan diri pada pukul 01.56 WIB. Ia kabur membawa barang curiannya melalui jalur belakang, tepatnya melewati area kamar mandi SDN Jatiwaringin XII yang berbatasan langsung dengan aliran kali.
Guna mempercepat pengungkapan kasus ini, pihak sekolah mengimbau masyarakat sekitar yang memiliki informasi atau bukti tambahan untuk segera melapor.
“Barangkali ada warga yang melihat atau rumahnya berada di sekitar SDN Jatiwaringin VIII dan XII serta memiliki CCTV yang mengarah ke jalan, kami mohon bantuannya agar pelaku cepat tertangkap,” imbau perwakilan sekolah dalam pernyataannya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah telah mendata kerugian dan melaporkan insiden pencurian tersebut kepada aparat kepolisian setempat serta Dinas Pendidikan (Disdik) untuk proses hukum lebih lanjut.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli