BEKASISATU, KOTA BEKASI – Insiden dugaan intimidasi yang sempat viral antara sejumlah konten kreator dengan pihak keamanan di kawasan proyek pedestrian Kalimalang, Bekasi Selatan, akhirnya menemui titik terang. Kedua belah pihak sepakat mengakhiri perselisihan lewat jalur kekeluargaan setelah melakukan mediasi yang berlangsung kondusif.
Sebelumnya, publik dihebohkan oleh beredarnya rekaman video yang menarasikan adanya ancaman verbal terhadap para kreator konten. Saat kejadian, para kreator tersebut tengah mendokumentasikan progres pengerjaan proyek yang digadang-gadang akan menjadi ikon baru kebanggaan warga Kota Bekasi.
Dari hasil mediasi, terungkap bahwa insiden tersebut murni dipicu oleh miskomunikasi di lapangan. Para konten kreator hadir dengan niat baik untuk menyoroti perkembangan pembangunan yang dinanti masyarakat, sementara pihak keamanan sekadar menjalankan fungsi penjagaan untuk memastikan ketertiban dan keselamatan di area proyek yang masih dalam tahap konstruksi.
“Alhamdulillah, persoalan ini sudah klir dan diselesaikan secara baik-baik. Ke depan kami tentu berharap tidak ada lagi kesalahpahaman serupa saat teman-teman melakukan peliputan atau pembuatan konten di ruang publik,” ungkap perwakilan konten kreator usai pertemuan tersebut.
Di sisi lain, pihak keamanan dan pengelola kawasan proyek secara terbuka telah menyampaikan permohonan maaf atas segala bentuk ketidaknyamanan, baik secara ucapan maupun tindakan, yang sempat memicu ketegangan.
“Pada prinsipnya, kami tidak pernah berniat menghalangi aktivitas jurnalistik warga maupun kreator konten yang ingin mendokumentasikan proyek ini secara bertanggung jawab. Kami memohon maaf atas kesalahpahaman yang terjadi dan siap mengedepankan koordinasi yang lebih baik ke depannya,” tegas perwakilan pihak keamanan di lokasi proyek.
Sebagai informasi, proyek pedestrian Kalimalang merupakan salah satu program strategis untuk menyulap kawasan tersebut menjadi destinasi wisata air baru, sekaligus katalisator ekonomi kerakyatan.
Dengan tuntasnya perselisihan ini, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat kembali bersinergi mengawal rampungnya ikon pariwisata baru Kota Patriot tersebut dalam suasana yang aman, terbuka, dan saling menghormati.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli