Berita Utama GoBekasi

Wawali Bekasi: Korban SPBE Cimuning Capai 22 Orang, Satu Sekuriti Meninggal

06 April 2026 Administrator Desa

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, mengungkapkan jumlah korban terdampak kini mencapai sekitar 22 orang. Angka tersebut bertambah dari data awal yang sebelumnya tercatat 14 korban.

Kota Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi terus memperbarui data korban insiden kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya.

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, mengungkapkan jumlah korban terdampak kini mencapai sekitar 22 orang. Angka tersebut bertambah dari data awal yang sebelumnya tercatat 14 korban.

“Ada beberapa yang baru muncul setelah itu kemarin 14 pada awal ternyata beberapa korban sih bukan itu ya kurang lebih hampir 22 tapi ya itu luka ringan,” ujar Bobihoe.

Selain korban luka, peristiwa ini juga menelan satu korban jiwa. Korban diketahui merupakan seorang sekuriti SPBE yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

Baca Juga: DPRD Kota Bekasi Ancam Tutup SPBE Cimuning Jika Terbukti Langgar Aturan Keselamatan dan Perizinan

“Kemarin kami berduka cita meninggalnya satu orang yang bernama Pak Suyadi, dia adalah merupakan security dan sudah ditangani oleh BPJS Ketenagakerjaan sudah lakukan kemarin langsung di kubur tadi malam dan insya Allah akan mendapat santunan dari BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Bobihoe memastikan seluruh korban, khususnya yang mengalami luka berat, telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit dengan dukungan pembiayaan dari BPJS.

“Kami mulai melakukan pendataan terhadap korban dan juga tentunya kita melakukan upaya untuk bagaimana agar supaya korban luka berat terutama yang mereka di rumah sakit itu dapat segera kita tangani dan alhamdulillah bekerja sama dengan rumah sakit yang ada semua ditangani dan juga dibantu oleh BPJS dan BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Pasca kejadian, Pemerintah Kota Bekasi juga mulai melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk kemungkinan relokasi SPBE Cimuning. Menurutnya, lokasi SPBE saat ini sudah tidak layak karena berada di tengah permukiman padat.

“nah ini kita coba hari ini saya akan rapat koordinasi dengan teman-teman, saya kira kalau kondisi sekarang saya sih berharap tidak mungkin lagi kita bolehkan lagi disitu harus direlokasi karena itu pemukiman sudah padat sekali dan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap SPBE Cimuning, tetapi juga seluruh SPBE yang ada di Kota Bekasi.

“Tentunya bukan hanya SPBE yang ada di Cimuning saja, hari ini kita akan melihat, mereview SPBE yang ada di kota Bukasi,” katanya.

Selain itu, Pemkot Bekasi juga akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait, termasuk Pertamina, guna memastikan standar keamanan terpenuhi.

“Saya kira nanti kita akan lakukan dengan pemerintah pusat, terutama dengan Pertamina yang telah membawahi langsung supaya ini dapat kita akan coba kalau memang ada pelanggaran kita tertibkan kemudian bagaimana keamanan juga harus kita coba maksimalkan,” tuturnya.

Bobihoe menekankan pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), termasuk kesiapan alat pemadam kebakaran di setiap SPBE.

“Saya kira pertama tentunya, K3 dimana tentunya tadi peralatan pemadam kebakaran itu harus siap sedia,” tegasnya.

Ia juga menyoroti dugaan kebocoran sebagai pemicu insiden dan meminta adanya pemeriksaan berkala terhadap seluruh peralatan operasional.

“kemudian kan terjadi kemarin itu kebocoran, kebocoran kan luar biasa ini harus kita antisipasi ke depan,” pungkasnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi tengah mengkaji rencana relokasi Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE)…

Kota Bekasi — Jumlah korban meninggal dunia dalam insiden kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE)…

Kabupaten Bekasi – Pagi tadi, Senin (6/4/2026), ribuan pengendara yang melintas di Jalan Sultan Hasanudin,…

Kota Bekasi – Kabar penting bagi warga Kota Bekasi yang setiap hari “bertempur” di kemacetan…

Kabupaten Bekasi – Persoalan “gunung sampah” di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Setu, tampaknya mulai…

Kabupaten Bekasi – Komitmen Polres Metro Bekasi dalam memerangi peredaran obat keras golongan G bukan…

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: