BEKASISATU, KOTA BEKASI – Memasuki periode angkutan mudik Lebaran 1447 Hijriah, Polres Metro Bekasi Kota menerapkan skema pengamanan dinamis guna memastikan kelancaran mobilitas warga. Untuk mendukung strategi tersebut, kekuatan penuh sebanyak 964 personel gabungan telah disiagakan di berbagai titik strategis Kota Patriot.
Kekuatan pasukan pengamanan ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi. Tidak hanya unsur kepolisian, jajaran personel yang diturunkan juga melibatkan prajurit TNI, personel Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta sejumlah pemangku kepentingan terkait lainnya.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, menjelaskan bahwa seluruh petugas gabungan akan bersiaga penuh mengawal pergerakan masyarakat tanpa putus selama musim libur hari raya.
“Dengan para petugas, ditugaskan dari masa mudik Lebaran hingga nanti selesai pelaksanaan masa kegiatan angkutan mudik Lebaran,” jelas Kombes Kusumo dalam keterangannya, Jumat (13/03/26).
Terkait strategi di lapangan, Kombes Kusumo menekankan bahwa teknis pengamanan dirancang agar tidak kaku. Pihaknya akan terus memantau eskalasi volume kendaraan dan menyesuaikan taktik pengamanan dengan kebutuhan riil pemudik.
“Tentu kalau skema pengamanan kita dinamis, kita melihat bagaimana perkembangan situasi di lapangan,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi lonjakan arus, penempatan aparat di setiap Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) dipastikan terisi penuh. Di luar itu, tim berlapis juga telah disiapkan untuk kondisi darurat.
“Kita juga yang jelas kalau di Pospam dan Posyan memastikan untuk personel selalu ada. Sementara juga personel-personel cadangan lainnya, baik itu yang di Polres dan di Kodim, sewaktu-waktu juga bisa kita kerahkan secara perbantuan bilamana diperlukan,” pungkas Kusumo.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli