Kabupaten Bekasi – Jalur arteri Pantura di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, mendadak lumpuh pada Minggu malam (15/3/2026). Ribuan suporter Persib Bandung, yang dikenal dengan sebutan Bobotoh, tumpah ke jalan untuk merayakan hari jadi klub ke-93.
Perayaan yang diwarnai konvoi besar-besaran ini memicu kemacetan parah tepat di tengah meningkatnya volume kendaraan arus mudik 2026.
Titik konsentrasi massa paling pekat terpantau di Jalan Raya Teungku Umar, Desa Telaga Asih. Massa yang tergabung dalam komunitas Viking Bekasi Raya tersebut memadati area di bawah kolong Tol Cibitung-Cilincing (Cibicil).
Tak sekadar berkerumun, para pendukung kesebelasan berjuluk Maung Bandung itu menyalakan puluhan petasan dan kembang api, serta flare (suar) yang memicu kepulan asap tebal.
“Asapnya sangat pekat, jarak pandang hanya beberapa meter. Kami terpaksa berhenti total karena takut menabrak orang atau kendaraan lain di depan,” ujar salah satu pemudik sepeda motor yang terjebak di lokasi.
Benturan Euforia dan Logistik Mudik
Insiden ini menciptakan anomali di jalur mudik. Di saat ribuan orang berjuang menembus kemacetan menuju kampung halaman, jalur utama justru tersandera oleh perayaan suporter.
Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah bus antarkota dan kendaraan pribadi pemudik tertahan selama hampir satu jam akibat badan jalan yang digunakan untuk konvoi dan atraksi kembang api.
Kondisi serupa merembet hingga ke arah timur. Di sekitar Stasiun Lemahabang, konvoi kendaraan roda dua terus bergerak searah dengan arus mudik menuju Karawang, sambil sesekali membunyikan klakson dan menyalakan petasan di sepanjang jalan.
Respons Cepat dan Jalur Alternatif
Aparat kepolisian yang bersiaga untuk pengamanan mudik terpaksa bekerja ekstra keras. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi segera melakukan intervensi dengan membagi konsentrasi kendaraan.
Kepala Satlantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sugihartono, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung melakukan pengalihan arus guna mengurai simpul kemacetan di Cikarang Barat.
“Petugas langsung ke lokasi untuk mengamankan agar tidak mengganggu arus mudik. Kami lakukan pengaturan lalu lintas dengan mengalihkan sebagian kendaraan dari jalur Pantura menuju jalur alternatif Kalimalang,” kata Sugihartono kepada media.
Meski arus lalu lintas berhasil dinormalkan menjelang tengah malam, peristiwa ini meninggalkan catatan kritis bagi manajemen pengamanan wilayah.
Perayaan hari jadi klub yang bertepatan dengan momentum krusial seperti arus mudik menjadi tantangan koordinasi antara kelompok suporter dan otoritas keamanan agar euforia sepak bola tidak mencederai kepentingan publik yang lebih luas.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di jalur Pantura Bekasi terpantau sudah kembali kondusif, meski volume kendaraan pemudik diprediksi akan terus meningkat dalam 24 jam ke depan.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Kota Bekasi – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi memperketat pengamanan wilayah menjelang…
Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi resmi mengambil langkah adaptif untuk merespons kepadatan lalu lintas…
Kota Bekasi – Meski hari raya masih beberapa hari lagi, geliat mudik di Terminal Induk…
Kabupaten Bekasi – Jalur Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Bekasi mulai menunjukkan eskalasi kepadatan yang luar…
Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi memberikan sinyal dukungan kuat terhadap kebijakan terbaru Kementerian Komunikasi…
Kota Bekasi – Langit malam di pusat pemerintahan Kota Bekasi bergetar hebat oleh lantunan shalawat…
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli