Berita Utama GoBekasi

Kloter Pertama Kabupaten Bekasi Bersiap Berangkat ke Makkah, Petugas Pantau Ketat Kesehatan Jemaah

30 April 2026 Administrator Desa

Menurut Arif, masuknya Kabupaten Bekasi dalam kloter-kloter awal memberikan keuntungan tersendiri bagi jemaah.

Madinah – Sebanyak 439 jemaah calon haji (Calhaj) asal Kabupaten Bekasi yang tergabung dalam Kloter 03 KJT bersiap meninggalkan Kota Madinah. Jemaah dijadwalkan akan bertolak menuju Makkah Al-Mukarramah pada Sabtu, 2 Mei 2026, pukul 15.00 waktu Arab Saudi.

Pendamping Haji Daerah Kabupaten Bekasi, Mochamad Arif Ichwani, mengonfirmasi bahwa seluruh jemaah saat ini dalam kondisi aman dan terkendali. Perjalanan menuju Makkah diperkirakan memakan waktu sekitar delapan jam dan tiba di lokasi sekitar pukul 23.00 waktu setempat.

“Alhamdulillah, kondisi terkini jemaah haji Kabupaten Bekasi masih berada di Madinah. Dari segi kesehatan dan kenyamanan ibadah, semuanya terpantau stabil,” ujar Arif saat dihubungi melalui sambungan internasional, Kamis (29/4/2026).

Menurut Arif, masuknya Kabupaten Bekasi dalam kloter-kloter awal memberikan keuntungan tersendiri bagi jemaah.

Suasana di Kota Madinah saat ini masih relatif lenggang, sehingga warga Bekasi bisa lebih khusyuk menjalankan ibadah di Masjid Nabawi maupun saat berziarah tanpa harus berdesakan.

Namun, ia tetap mewanti-wanti terkait perubahan cuaca ekstrem. “Cuaca di Madinah saat ini mulai beralih dari dingin ke panas, ditambah angin yang cukup kencang. Ini tantangan, terutama bagi jemaah lansia,” tambahnya.

Selain faktor kesehatan, tantangan teknis yang dihadapi petugas di lapangan adalah penggunaan aplikasi Nusuk. Kebijakan baru dari otoritas Arab Saudi mengharuskan jemaah menggunakan aplikasi tersebut untuk masuk ke Raudhah.

Arif menyebut hal ini menjadi kendala bagi jemaah lansia yang kurang akrab dengan teknologi. Apalagi, kuota tasreh (izin masuk) yang diberikan pihak Masjid Nabawi masih sangat terbatas dan tidak sebanding dengan jumlah total jemaah dalam satu kloter.

“Ini tantangan besar, pendampingan kami lakukan intensif agar jemaah tetap bisa mendapatkan hak ibadahnya secara maksimal meskipun kuotanya bertahap,” jelasnya.

Menanggapi informasi insiden bus yang dialami kloter dari daerah lain saat city tour di Jabal Magnet, Arif memastikan jemaah asal Kabupaten Bekasi tetap aman dan tidak terdampak kejadian tersebut.

Ia mengimbau kepada keluarga jemaah di tanah air agar tidak khawatir secara berlebihan. Tim pendamping, tenaga kesehatan, dan petugas sektor terus melakukan visitasi rutin setiap hari untuk memastikan kondisi fisik jemaah tetap prima sebelum melaksanakan rangkaian ibadah haji di Makkah.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, resmi menyampaikan permohonan maaf…

Bekasi – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Kota Bekasi…

Bekasi – Penyidikan kasus kecelakaan maut yang melibatkan taksi Green SM, KRL Commuter Line, dan…

Bekasi – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mengejar pemulihan total operasional Kereta Api (KA)…

Bekasi – PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara resmi menanggapi polemik mengenai penempatan gerbong khusus…

Kabupaten Bekasi – Bagi warga Kabupaten Bekasi yang ingin mengurus perpanjangan SIM, Satlantas Polres Metro…

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: