BEKASISATU, KOTA BEKASI – Transformasi digital di sektor industri semakin tak terhindarkan. PT East Jakarta Industrial Park (EJIP) baru-baru ini memperkuat infrastruktur teknologinya dengan menggandeng PT Link Net Tbk (LINK) untuk menerapkan sistem pengawasan canggih berbasis kecerdasan buatan (AI) dan solusi Internet of Things (IoT).
Kerja sama strategis ini mengubah EJIP menjadi kawasan industri yang tidak hanya mengandalkan koneksi internet cepat, tetapi juga sistem keamanan dan pemantauan lingkungan yang beroperasi secara otomatis 24 jam penuh.Inovasi utama dalam kolaborasi ini adalah penerapan AI-Powered CCTV.
Kamera pengawas cerdas ini tidak sekadar merekam gambar, melainkan mampu melakukan pengawasan perbatasan kawasan (perimeter security) dan manajemen lalu lintas. Sistem ini secara otomatis dapat mendeteksi pelanggaran seperti parkir liar hingga memantau batas kecepatan kendaraan yang melintas di dalam area pabrik.
Lebih dari itu, teknologi IoT yang dipasang juga mencakup fitur water level detection atau sensor pendeteksi ketinggian air. Inovasi ini sangat krusial sebagai langkah mitigasi dini terhadap risiko lingkungan seperti genangan air atau banjir.
Direktur EJIP, Andy Rif’at Jusuf, memandang pembaruan teknologi ini sebagai langkah penting untuk menjaga daya saing kawasan industri di era modern. Menurutnya, ini bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan investasi strategis jangka panjang bagi para tenant.
“Transformasi digital adalah kunci untuk meningkatkan daya saing kawasan industri di era modern. Kami menyambut baik perluasan kemitraan dengan Linknet yang membawa solusi AI-Powered CCTV dan infrastruktur IoT canggih ke dalam kawasan EJIP,” ujar Andy.
Ia menambahkan, fasilitas baru ini akan menjamin keamanan dan kenyamanan operasional perusahaan yang ada di dalam kawasan. “Dengan sistem manajemen lalu lintas yang lebih cerdas dan deteksi dini risiko lingkungan melalui water level detection, kami yakin EJIP akan menjadi kawasan industri yang semakin tangguh, aman, dan menjadi rumah yang ideal bagi pertumbuhan bisnis manufaktur global,” tegasnya.
Sebelumnya, Linknet telah hadir di EJIP sebagai penyedia layanan dedicated internet. Dengan adanya adendum kerja sama terbaru ini, layanan Linknet meluas menjadi penyedia infrastruktur terintegrasi.
Hal tersebut sejalan dengan visi perusahaan untuk terus mendukung pertumbuhan industri nasional. Chief Enterprise Business Officer Linknet, Ronald C. Lesmana, menegaskan bahwa peran perusahaannya kini jauh lebih luas dari sekadar penyedia Internet Service Provider (ISP).
“Adendum ini menunjukkan bahwa Linknet tidak hanya menyediakan layanan internet, tetapi juga berperan sebagai penyedia infrastruktur teknologi yang andal bagi kawasan industri strategis di Indonesia. Melalui konektivitas yang stabil dan solusi IoT yang tepat guna, kami ingin membantu tenant menjalankan operasional bisnis dengan lebih aman, efisien, dan berkelanjutan,” jelas Ronald.
Melalui perluasan kemitraan ini, kawasan EJIP diharapkan dapat menjadi percontohan kawasan industri modern terintegrasi di Indonesia yang siap menjawab dinamika dan kebutuhan operasional perusahaan berskala global.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli