Berita Utama Bekasi Satu

Pindah ke Rooftop, Pedagang Pasar Baru Bekasi Tagih Eskalator

21 July 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi merelokasi pedagang kawasan Pasar Baru ke area Rooftop Blok I membawa angin segar sekaligus tantangan baru. Meski kini terbebas dari tingginya pungutan liar (pungli) jalanan, para pedagang tengah berjuang menghadapi penurunan omzet akibat minimnya aksesibilitas pembeli.

Arif, salah satu perwakilan pedagang, mengakui bahwa relokasi dari Jalan Ir. H. Juanda ke area rooftop secara signifikan memangkas biaya operasional harian mereka.

“Kalau dulu saat masih di Jalan Juanda, pengeluaran bisa lebih dari Rp100 ribu per hari. Sekarang di rooftop hanya sekitar Rp10 ribu per lapak per hari. Dari sisi biaya memang jauh lebih ringan, tetapi dari sisi keramaian dan jumlah pembeli masih belum seperti saat kami berjualan di bawah,” ungkap Arif, Selasa (21/07/26).

Menurut Arif, sulitnya akses kendaraan pengangkut barang dan pembeli menuju ke atap membuat omzet pedagang menyusut hingga 20 persen. Jika di lokasi lama ia mampu mengantongi omzet hingga Rp3 juta per hari, kini pendapatan tersebut sulit dicapai. Faktor cuaca yang terik saat hari beranjak siang juga membuat waktu operasional pedagang menjadi lebih singkat.

Merespons keluhan tersebut, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang meninjau langsung lokasi relokasi pada Selasa (21/07/26) pagi, memastikan pemerintah tidak akan lepas tangan.

Pemkot Bekasi tengah menyiapkan rencana strategis untuk membangun fasilitas penunjang, seperti atap pelindung (awning) dan eskalator.

“Ada permintaan dari pedagang agar dibuatkan awning. Kami sudah meminta dinas terkait (Disperkimtan) melakukan penyesuaian. Kalau memungkinkan, kami juga akan mencari dukungan melalui program CSR agar prosesnya lebih cepat,” jelas Tri Adhianto.

Orang nomor satu di Kota Bekasi itu menambahkan, kajian pengadaan eskalator juga tengah digodok agar area rooftop ramah bagi lansia dan penyandang disabilitas. Ia meyakini penambahan fasilitas ini akan memperpanjang jam operasional pasar yang pada akhirnya mendongkrak kembali omzet pedagang.

Memasuki hari ke-29 proses penataan, tercatat sebanyak 216 dari total 300 pedagang di Jalan Juanda telah resmi menempati Rooftop Blok I. Pemkot Bekasi juga telah memasang 70 titik lampu penerangan baru sebagai bentuk dukungan awal.

Ke depan, ambisi Pemkot Bekasi untuk mengembalikan fungsi trotoar dan jalan raya sebagai ruang publik tidak berhenti di sini. Tri Adhianto mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengkaji pemanfaatan Rooftop II untuk merelokasi sekitar 500 hingga 600 pedagang yang saat ini masih memadati Jalan Mohammad Yamin.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: