Berita Utama Bekasi Satu

Urgensi Dirtek Definitif Perumda Tirta Patriot Dikala Kemarau

21 July 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI- Ancaman krisis air bersih dan berbagai kendala operasional pada musim kemarau kini menjadi perhatian serius Perumda Air Minum Tirta Patriot Kota Bekasi. Di tengah situasi yang krusial ini, kursi Direktur Teknik (Dirtek) pada perusahaan daerah tersebut justru masih kosong pasca purnatugasnya Tjetjep Achmadi S.

Kekosongan jabatan yang cukup lama ini memicu kekhawatiran dari internal manajemen. Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Iman Faryadi, menegaskan urgensi kehadiran sosok Dirtek definitif untuk memitigasi berbagai persoalan teknis, terutama dalam menghadapi ancaman musim kemarau panjang.

“Biar ada fokus (Dirtek). Ini mau menjelang kemarau, belum lagi masalah-masalah teknis yang terjadi di lapangan,” ungkap pria yang akrab disapa Awenk, Selasa (21/07/26)

Selama ini, posisi vital tersebut hanya diisi oleh seorang Pelaksana Tugas (Plt). Meski demikian, Awenk memastikan bahwa pihaknya terbuka dan siap bekerja sama dengan siapapun kandidat yang nantinya terpilih untuk menduduki kursi kepemimpinan teknis tersebut.

“Kami bersedia menerima siapapun yang diberikan mandat oleh Bapak Wali Kota Bekasi, siapapun itu,” tegasnya.

Di sisi lain, tahapan seleksi calon Dirtek sebenarnya telah mengerucut pada tiga nama kandidat yang lolos uji akhir. Publik kini hanya tinggal menunggu ketukan palu dari Wali Kota Bekasi terkait siapa sosok yang terpilih.

Menanggapi alotnya pengumuman tersebut, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menjelaskan bahwa proses penetapan saat ini masih tertahan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) lantaran adanya persyaratan administrasi yang harus dibereskan.

“Prosesnya sekarang masih di Kemendagri. Ada beberapa syarat administrasi yang masih perlu dan harus dilengkapi oleh ketiga calon,” ujar Tri Adhianto.

Selain urusan kementerian, Tri juga membeberkan adanya tahapan ekstra yang membutuhkan waktu, yakni pelibatan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) untuk melakukan background check atau penelusuran rekam jejak.

“Kemarin juga saya baru buat surat, karena harus sampai ke BINDA. Memang harus ada kajian mendalam tentang latar belakang terkait masing-masing calon yang maju,” tutupnya.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: