Berita Utama Info Bekasi

3.300 Calon Jemaah Haji Asal Bekasi Divaksin Meningitis dan Polio

29 March 2026 Administrator Desa

infobekasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kesehatan menggelar vaksinasi Meningitis dan Polio bagi calon jemaah haji di Gedung Wibawa Mukti, Komplek Pemkab Bekasi, pada Kamis (26/03/2026) lalu. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari berjalan lancar dan tertib, dengan antusiasme tinggi dari para peserta.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Arif Kurnia, menyatakan vaksinasi ini merupakan langkah penting untuk melindungi kesehatan calon jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Vaksin ini penting agar Bapak-Ibu semua calon jemaah haji bisa terhindar dari penyakit meningitis dan polio, karena kita ingin semuanya sehat selama menjalankan ibadah di sana yang berlangsung berhari-hari,” ujarnya dikutip dari laman resmi Pemkab Bekasi, Minggu (29/3)

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan fisik, mengingat aktivitas haji membutuhkan stamina yang baik. “Kalau fisiknya kurang kuat, apalagi saat lempar jumrah yang jaraknya cukup jauh dari pemondokan, nanti bisa jadi kendala. Jadi dari sekarang harus mulai latihan fisik seperti jalan pagi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bekasi, dr. Irfan Maulana, menyampaikan bahwa vaksinasi menyasar sekitar 3.300 calon jemaah haji. Pelaksanaannya berlangsung mulai 26 Maret hingga 1 April 2026, dengan jumlah peserta harian berkisar 500 hingga 700 orang yang dijadwalkan secara bertahap.

“Vaksinasi ini merupakan tahapan lanjutan setelah pemeriksaan kesehatan yang sudah dimulai sejak November 2025, termasuk penentuan istitha’ah bagi calon jemaah,” jelas dr. Irfan.

Setelah vaksinasi, akan dilakukan pemeriksaan lanjutan termasuk pemeriksaan kehamilan bagi jemaah wanita usia subur. Pada musim haji tahun ini, Kabupaten Bekasi akan memberangkatkan sekitar tujuh kloter penuh dan satu kloter campuran melalui Bandara Kertajati, Majalengka.

“Kewaspadaan dini terhadap penyakit yang berpotensi menjadi wabah menjadi prioritas kami,” katanya.

Untuk mendukung pelayanan kesehatan, Dinkes Kabupaten Bekasi menyiapkan 12 tenaga kesehatan kloter serta tambahan pendamping dari daerah yang akan mendampingi seluruh jemaah, termasuk lansia.

dr. Irfan juga mengimbau para calon jemaah untuk menjaga kondisi tubuh dengan istirahat cukup dan mengatur aktivitas sosial. “Istirahat cukup, hindari kelelahan, dan pastikan dalam kondisi fit saat berangkat. Jika sakit saat tiba di Arab Saudi, ada kemungkinan jemaah dipulangkan. Dan jangan lupa membawa obat-obatan pribadi untuk kebutuhan selama kurang lebih 40 hari,” pungkasnya.

#iJemaahHaji#ifobekasi #haji2026 #Vaksin

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: