Sudarno, jemaah berusia 73 tahun, ambruk saat menjalani pemeriksaan imigrasi. Meski tim medis bandara sempat berupaya melakukan penanganan darurat dan merujuknya ke Rumah Sakit Muassad, garis takdir berkata lain.
Madinah – Riuh rendah jemaah haji kelompok terbang (kloter) KJT 14 asal Kabupaten Bekasi seketika senyap saat menapakkan kaki di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, Sabtu (3/5/2026) malam. Kegembiraan setelah perjalanan panjang melintasi benua berubah menjadi suasana duka yang pekat.
Sudarno, jemaah berusia 73 tahun, ambruk saat menjalani pemeriksaan imigrasi. Meski tim medis bandara sempat berupaya melakukan penanganan darurat dan merujuknya ke Rumah Sakit Muassad, garis takdir berkata lain.
Pukul 23.00 waktu setempat, ia mengembuskan napas terakhir. Sudarno kini beristirahat selamanya di Makam Baqi, menyatu dengan tanah suci sebelum sempat mencium wangi Arafah.
Wafatnya Sudarno menambah panjang daftar jemaah Indonesia yang gugur dalam tugas suci tahun ini. Hingga 5 Mei, Kementerian Haji dan Umrah mencatat 10 nyawa telah melayang di Arab Saudi.
Tragedi Sudarno menyisakan tanda tanya mengenai ketahanan fisik jemaah lanjut usia. Padahal, berdasarkan catatan Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, Sudarno dinyatakan istithaah—layak terbang—tanpa riwayat penyakit kronis.
Kepala PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Bandara, Abdul Basir, menduga kelelahan ekstrem akibat perjalanan panjang dan faktor usia menjadi pemicu utama penurunan kondisi kesehatan yang drastis.
“Jemaah jangan ragu melapor, sekecil apa pun keluhannya,” ujar Basir. Pemerintah pun memastikan Sudarno akan mendapatkan hak badal haji, sebuah kompensasi spiritual bagi mereka yang wafat sebelum ritual puncak usai.
Kini, fokus pengawasan bergeser ke arah Makkah. Suhu udara di Arab Saudi mulai menunjukkan taringnya, berkisar antara 37 hingga 40 derajat Celsius—sebuah tantangan fisik yang nyata bagi 97.139 jemaah Indonesia yang telah mendarat.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Suci Annisa, memaparkan data yang cukup mencolok: lebih dari 12 ribu jemaah menjalani rawat jalan, dan ratusan lainnya harus dilarikan ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) maupun rumah sakit setempat.
“Kami ingatkan jemaah untuk mengatur aktivitas, cukup istirahat, dan menjaga asupan cairan,” tutur Suci.
Bersamaan dengan itu, operasional haji memasuki fase baru. Gelombang kedua mulai mengalir melalui Bandara King Abdulaziz, Jeddah, sejak Kami (7/5/2026).
Berbeda dengan gelombang pertama, jemaah gelombang kedua ini langsung berhadapan dengan tuntutan fisik yang lebih berat: mengenakan kain ihram sejak dari embarkasi di tanah air dan langsung melaksanakan umrah wajib setibanya di Makkah.
Kepala Daerah Kerja Makkah, Ihsan Faisal, menyatakan jajarannya kini dalam posisi siaga penuh. Kedatangan jemaah dari Jeddah yang berbarengan dengan pergerakan jemaah dari Madinah menciptakan titik jenuh layanan di Makkah. “Petugas akan full 24 jam menerima kedatangan jemaah,” tegas Ihsan.
Di Bekasi, Kepala Kantor Kementerian Agama, Rian Fauzi, menitipkan pesan agar jemaah tidak membuang energi untuk aktivitas di luar ibadah.
Suhu Makkah yang diprediksi menembus 40 derajat Celsius adalah lawan yang tak terlihat namun mematikan. Puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) masih di depan mata, dan kebugaran fisik adalah modal utama yang tak bisa ditawar.
Sudarno mungkin telah menyelesaikan perjalanan hajinya lebih awal di Baqi, namun bagi puluhan ribu jemaah lainnya, perjuangan melawan cuaca dan kelelahan baru saja dimulai.
Bekasi – Seorang pengemudi GrabCar menjadi korban penipuan oleh penumpangnya sendiri pada Jumat (8/5/2026) kemarin….
Bekasi – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, para peternak dan pedagang sapi di Kabupaten…
Bekasi – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan masih terus mendampingi pelanggan dan…
Bekasi – Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Carwinda, meminta seluruh jajaran Satuan Tugas…
Bekasi – Personel Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya meringkus seorang pelaku pencurian…
Kabupaten Bekasi – Bagi warga Kabupaten Bekasi yang ingin mengurus perpanjangan SIM, Satlantas Polres Metro…
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari GoBekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli