Infobekasi.co.id – Perayaan Idulfitri selalu identik dengan sajian kue dan makanan khas yang menggugah selera. Di berbagai daerah, termasuk Bekasi, tradisi ini menjadi bagian dalam menyambut tamu dan mempererat silaturahmi.
Selain kue kering yang umum dijumpai di Bekasi, adalah makanan tradisional, masyarakat Bekasi banyak dipengaruhi oleh budaya Betawi juga memiliki hidangan khas yang kerap hadir di meja ruang tamu saat Lebaran.
Beberapa kue kering berikut hampir selalu tersedia di setiap rumah saat Lebaran:
– Nastar: Kue isi selai nanas dengan rasa manis dan lembut, jadi favorit segala usia. – Kastengel: Kue keju gurih yang khas dan menggoda selera. – Putri Salju: Taburan gula halusnya memberi sensasi manis yang lezat saat disantap. – Lidah Kucing: Tipis, renyah, dan mudah dinikmati kapan saja.
Selain kue, hidangan utama juga menjadi sajian wajib:
– Ketupat: Simbol Lebaran yang melambangkan kesucian. Ketupat bisa disantap dengan lauk apa saja bisa “beradaptasi”.
– Daging/Ikan Semur Kebo dikecapin: Biasanya selali ada di rumah warga Betawi, yang memang rutin saat lebaran musti ada, biasanya ssmur dagin kebo makannya pake ketupat atau pesor. – Opor Ayam: Hidangan bersantan yang menjadi pasangan setia ketupat. Biasanya, pada umumnya dijumpai di perumahan atau masyarakat perkotaan. – Rendang: Kaya rempah dan tahan lama, sering disajikan pada hari raya. Rendang khas orang Padang emang tidak ada lawannnya. Ajib ! – Sambal Goreng Ati: Pelengkap pedas gurih yang menambah selera makan. Bisa nambah dua piring nih.
Ikan Bandeng Disemur Kecap
Ikan bandeng biasanya juga sudah ada di meja makan, khususnya warga Betawi Bekasi. Biasanya mereka yang kurang doyan daging atau anggaran terbatas, ikan bandeng menjadi alternatif sebagai menu lebaran Idulfitri.
Selain itu, ada kue dan camilan khas Bekasi yang selalu hadir saat Lebaran. Di Bekasi, ada beberapa sajian khas yang sering muncul saat Lebaran Idulfitri, yakni :
Kerupuk dari nasi ketan yang dikeringkan lalu digoreng ini sering menjadi camilan khas saat Lebaran. Rasanya gurih dan renyah, cocok disajikan untuk tamu.
Meski lebih identik dengan Betawi, dodol juga populer di Bekasi. Teksturnya kenyal dengan rasa manis legit, biasanya dibuat pada momen besar seperti Lebaran.
Kue tradisional berbentuk bunga ini memiliki rasa manis dan tekstur renyah, sering dijadikan suguhan khas perayaan.
Kue Procot (Akar Kelapa)
Kue ini gurih, renyah, cocok untuk teman ngopi. Tapi bagi mereka yang gigi-nya sudah tidak sempurna biasa menghindari kue ini lantaran tidak semua kue akar kelapa lembut saat dikunyah.
Kue ini berbentuk bundar, mirip duit gobangan (recehan). Sebab itu disebutnya kue duit. Biasanya berderet dengan kue rangginang dan akar kelapa.
Kue ini pada umumnya berbentuk segi empat yang terbuat dari gendar. Biasanya ssbelum digoreng, masyarakat suka menjemur kue gendar agar kering dan renyah saat digoreng.
Kue ini terbilang sudah langka ditemui di Bekasi saat lebaran Idulfitri. Kue yang terasa lembut saay dikunyak dan manis, cocok juga buat ngopi.
Nah, di tempat kalian, apa masih ada?
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli