BEKASISATU, KOTA BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memastikan akan menerapkan sistem kerja Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) seusai perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini diambil sebagai langkah penyesuaian ritme kerja di masa arus balik angkutan mudik.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menjelaskan bahwa WFA tidak akan diberlakukan secara permanen maupun merata untuk semua pegawai. Rencananya, kebijakan ini hanya berjalan selama tiga hari kerja pada pekan pertama pasca-Lebaran.
“Kebijakan WFA akan kita laksanakan setelah hari raya, kalau tidak salah selama tiga hari, yaitu Rabu, Kamis, dan Jumat,” ungkap Tri Adhianto, Seusai Apel Pagi, Senin (16/03/26)
Lebih lanjut, Tri menegaskan bahwa penerapan WFA diatur secara ketat sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing pegawai. Pemkot Bekasi memastikan bahwa ASN yang bertugas di sektor pelayanan publik harus tetap bekerja secara luar jaringan (luring) atau offline.
“Kebijakan ini diberikan kepada jajaran Pemerintah Kota Bekasi khususnya bagi mereka yang tidak berhubungan langsung dengan masyarakat. Jadi, pekerjaan yang sifatnya administratif bisa mereka lakukan dari mana saja,” tambahnya.
Fokus Efisiensi Anggaran Daerah
Selain merancang skema kerja pasca-Lebaran, Pemkot Bekasi saat ini juga tengah bersiap melakukan pengetatan anggaran daerah. Hal ini menyusul adanya penyesuaian dan pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat serta provinsi.
Kondisi tersebut, diakui Tri, cukup berdampak pada postur keuangan daerah karena penetapan awal menggunakan asumsi nota keuangan lama. Untuk mengatasinya, Pemkot mulai menyisir anggaran dan memangkas kegiatan yang tidak bersentuhan langsung dengan warga, seperti penyewaan kendaraan pejabat, kegiatan seremonial, hingga perjalanan dinas.
Meski melakukan efisiensi besar-besaran, Tri menjamin sektor esensial seperti kesehatan, pendidikan, dan perbaikan infrastruktur jalan yang saat ini memprihatinkan akan tetap menjadi prioritas utama.
“Kita perlu melakukan penetrasi dan percepatan. Namun, untuk kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat, semuanya murni akan kita laksanakan untuk masyarakat,” pungkasnya.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli