Berita Utama Bekasi Satu

Tragedi KRL, Fraksi Gerindra Sampaikan Duka Cita, Siap Kawal Banpres Flyover

28 April 2026 Administrator Desa

BEKASISATU, KOTA BEKASI — Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi memilukan di perlintasan sebidang kereta api di Stasiun Bekasi Timur yang merenggut 14 nyawa.

Ia menegaskan, insiden nahas ini harus menjadi titik balik perbaikan infrastruktur secara menyeluruh guna mengakhiri riwayat “jalur maut” di wilayah tersebut.

“Atas nama pribadi dan jajaran Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga 14 korban meninggal maupun yang terluka dalam tragedi KRL di perlintasan Stasiun Bekasi Timur. Ini adalah duka kita bersama yang harus menjadi titik balik perbaikan infrastruktur,” ungkap Misbahudin, Selasa (28/04/26).

Pria yang akrab disapa Bang Misbah ini secara khusus mengapresiasi langkah cepat dan tegas dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Keputusan Kepala Negara yang langsung menyetujui pembangunan Flyover (jalan layang) Bulak Kapal dinilainya sebagai solusi konkret agar tragedi serupa tak lagi terulang di kawasan padat tersebut.

Menurut Misbahudin, perpotongan arus kendaraan dan kereta api yang sangat tinggi di kawasan Bulak Kapal dan Ampera yang selama ini menjadi kekhawatiran utama warga.

“Keputusan ini menunjukkan keberpihakan pemerintah pusat terhadap keselamatan masyarakat, sekaligus menjadi jawaban atas persoalan kemacetan kronis. Harapan kami, dengan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, Flyover Bulak Kapal dapat segera terealisasi sebagai solusi nyata bagi keselamatan warga Bekasi,” tegasnya.

Instruksi Langsung Presiden via Banpres

Pernyataan apresiasi dari legislatif Kota Bekasi ini merespons langkah kilat Presiden Prabowo Subianto usai menjenguk para korban luka di RSUD dr. Chasbullah Abdul Madjid pada hari yang sama. Presiden menilai, intensitas lalu lintas di perlintasan sebidang Bekasi sudah pada titik jenuh yang sangat membahayakan.

Guna memotong birokrasi anggaran yang panjang, Presiden bahkan memastikan proyek strategis ini akan diambil alih langsung oleh pemerintah pusat melalui skema Bantuan Presiden.

“Bekasi telah mengajukan dibuat flyover karena Bekasi ini juga padat ya, dan keperluan kereta api itu sangat penting, sangat mendesak. Jadi, saya sudah setujui segera dibangun flyover,” ucap Presiden Prabowo di hadapan awak media.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai sumber pendanaan untuk memastikan kelancaran proyek, Kepala Negara memberikan jawaban singkat namun pasti bagi warga Bekasi. “Langsung oleh bantuan presiden (Banpres),” tutupnya.

Sumber Berita:

Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:

Baca di Sumber Asli
Bagikan: