infobekasi.co.id – Transportasi Modern Transjabodetabek rute Cawang Sentral-Cikarang Jababeka mulai beroperasi. Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengajak warga memanfaatkan layanan ini, lantaran tarifnya terbilang terjangkau, dan bisa menekan biaya perjalanan dari Bekasi ke Jakarta.
Lebih jauh Asep menuturkan, layanan ini merupakan dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bagi daerah penyangga sekaligus solusimengurangi beban biaya transportasi masyarakat.
“Tarifnya sangat murah, jam 05.00 sampai 07.00 WIB hanya Rp2.000, setelah itu dikenakan tarif standar Rp3.500,” jelas Asep dikutip, Jumat (13/2).
Masih kata Asep, sebelumnya banyak warga yang mengeluarkan biaya hingga Rp75.000 untuk perjalanan pulang-pergi dari Bekasi ke Jakarta. Namun, kini bisa ditekan menjadi sekitar Rp5.500 hingga Rp7.000.
Asep menegaskan, Pemkab Bekasi memiliki PR alias Pekerjaan Rumah untuk memastikan layanan ini dapat diakses lebih luas. Pihaknya bakal menyediakan feeder atau angkutan pengumpan dari kawasan permukiman menuju halte Transjabodetabek.
“Sekarang kita akan membuat feeder-feeder dari perumahan-perumahan atau kawasan pemukiman yang jauh, agar masyarakat bisa terkoneksi ke transportasi massal ini,” ujar Dia.
Selain itu, Pemkab Bekasi juga mendorong pembangunan halte diperluas hingga di luar kawasan tertentu. “Saya berharap ke depannya halte-halte tidak hanya ada di dalam kawasan tertentu, tapi juga di berbagai wilayah Kabupaten Bekasi agar lebih mudah dijangkau,” imbuhnya.
Rute Cawang-Cikarang saat ini masih dalam tahap percobaan. Asep membeberkan, rute tambahan dapat dibuka, apabila permintaan warga meningkat. Pemkab Bekasi juga juga berencana melakukan koordinasi lanjutan, menyampaikan apresiasi langsung kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Ujang Hermawan menmbahkan, Transjabodetabek bakal terus dikembangkan, guna memenuhi kebutuhan warga. Rute ini memiliki panjang sekitar 89 kilometer, dengan biaya operasional cukup tinggi.
“Layanan ini berpotensi mengurangi kemacetan karena masyarakat yang masuk Jakarta tidak perlu lagi menggunakan kendaraan pribadi,” kata Ujang.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Info Bekasi. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli