BEKASISATU, KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara resmi meninjau sekaligus meresmikan rampungnya proyek peningkatan jalan di Raya Pekayon, tepatnya di area depan Perumahan Grand Galaxy City, Bekasi Selatan. Proyek ini menjadi sorotan karena menggunakan spesifikasi beton mutu tinggi yang dirancang untuk ketahanan jangka panjang.
Pekerjaan yang digarap oleh CV Arrahji ini merupakan kelanjutan dari proyek jalan Swatantra Jatiasih di bawah pengawasan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi. Selain untuk memperlancar mobilitas harian, perbaikan ini juga menjadi langkah strategis pemerintah dalam menyambut arus mudik Lebaran 2026.
Secara teknis, jalan sepanjang kurang lebih 400 meter dengan lebar antara 7 hingga 10 meter ini menggunakan beton fc30 dengan ketebalan cor mencapai 25 sentimeter.
Melihat hal tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, menegaskan bahwa peningkatan kualitas jalan arteri ini sangat krusial karena menjadi urat nadi aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga perkantoran warga Bekasi.
“Ini tentu menjadi target utama kita untuk diselesaikan secara bertahap. Kami ingin memastikan jalur mulai dari Pekayon sampai Pondok Gede dalam kondisi yang mantap, sehingga mampu menggairahkan tingkat ekonomi yang ada,” ujar Tri Adhianto saat diwawancarai di lokasi, Minggu (03/05/26).
Tri juga mengapresiasi pengerjaan peningkatan jalan di Jalan Raya Pekayon ini. Dirinya menganggap bahwa kegiatan ini sangat cepat serta menggunakan beton K-350 fast track.
Dirinya terlihat puas ketika melihat jalan tersebut, bagaimana tidak kontraktor pengerjaan tersebut menggunakan teknologi fast track guna memangkas waktu pengeringan secara signifikan.
Dengan teknologi ini jalan tersebut pengeringan beton tersebut hanya membutuhkan waktu hanya 24 jam saja untuk bisa dilalui oleh para pengendara.
“Kerugian masyarakat akibat kemacetan hingga stres karena jalan memutar itu nilainya tidak sebanding dengan anggaran yang kita gelontorkan. Dengan pengerjaan yang cepat, dampak sosial tersebut bisa kita minimalisir,” tambah Tri.
Tak hanya fokus pada badan jalan, sistem drainase juga dibenahi secara komprehensif. CV Arrahji memasang u-ditch berukuran 80×80 sentimeter di kedua sisi jalan untuk mengatasi titik rawan banjir. Menariknya, pemasangan saluran air ini juga menggunakan metode akselerasi beton yang jarang diterapkan pada pengerjaan standar.
Di akhir tinjauannya, Tri Adhianto berpesan kepada para pelaku usaha dan warga di sepanjang jalan Pekayon untuk bersama-sama menjaga kebersihan saluran air. Menurutnya, musuh utama kerusakan jalan adalah genangan air yang tidak teralirkan dengan baik.
“Kita tidak lagi sekadar mengejar panjang jalan, tapi kualitas dan daya tahan. Harapannya, kita bisa membangun segmen berikutnya tanpa harus memikirkan perbaikan berulang di titik yang sama,” pungkasnya
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli