BEKASISATU, KOTA BEKASI — Bencana longsor sampah yang terjadi di Tempat Penampungan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi Zona IV sudah memakan empat korban jiwa.
Insiden maut ini terjadi saat gunungan sampah tiba-tiba ambrol dan menimbun area antrean truk armada milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada Minggu (08/03/26).
Misan (47), salah satu warga yang turut berjibaku melakukan proses evakuasi di lokasi, mengonfirmasi penemuan para korban tewas dari balik material longsoran. Ia memastikan bahwa dari total empat korban meninggal dunia, tidak ada yang merupakan warga asli Kota Bekasi.
“Satu korban adalah sopir truk DKI warga Karawang, sedangkan tiga orang lainnya adalah pendatang yang berprofesi sebagai pedagang di sekitar area TPST,” ucap Misan usai berhasil mengevakuasi salah satu jasad di lokasi kejadian.
Tragedi ini bermula ketika material sampah yang menggunung di titik rawan longsor, runtuh dan langsung menelan armada truk yang diduga sedang mengantre untuk membuang muatan.
Detik-detik pasca-kejadian maut ini sempat terekam kamera amatir warga dan beredar luas di media sosial.
“Longsor di TPST Bantargebang yang sebelumnya juga longsor menimbun antrean truk, dan sudah dipastikan ada korban jiwa,” ungkap suara seorang warga dalam video viral tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan pendataan terkait jumlah pasti korban jiwa maupun kerugian material di area TPST Bantargebang masih terus dikoordinasikan oleh pihak-pihak terkait.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli