BEKASISATU, KOTA BEKASI — Harapan agar insiden kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, berlalu tanpa korban jiwa akhirnya pupus.
Seorang petugas keamanan (sekuriti) bernama Suyadi dilaporkan meninggal dunia setelah tak kuasa berjuang melawan luka bakar serius.
Kondisi korban sebelum akhirnya meninggal dunia yakni mengalami luka bakar berkisar 90 persen.
Kepergian Suyadi sekaligus mematahkan laporan awal yang sempat menyebutkan bahwa tragedi nahas tersebut tidak merenggut nyawa.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, membenarkan kabar duka ini. Ia menyebut almarhum telah dikebumikan oleh pihak keluarga pada Minggu (05/04/26) malam.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban perlindungan kerja, Pemkot Bekasi memastikan ahli waris korban akan menerima hak-hak ketenagakerjaannya secara penuh.
“Kemarin kami berduka cita meninggalnya satu orang yang bernama Suyadi, dia adalah merupakan security dan sudah ditangani oleh BPJS Ketenagakerjaan, sudah lakukan kemarin langsung di kubur tadi malam dan insya Allah akan mendapat santunan dari BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Bobihoe memberikan konfirmasi di Bekasi, Senin (06/04/26).
Sebelumnya, pernyataan terkait tidak adanya korban jiwa sempat disampaikan oleh Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi. Berdasarkan data yang dihimpun hingga Sabtu (4/4/2026), tercatat ada 22 orang yang menjadi korban dalam peristiwa di Kelurahan Cimuning tersebut.
“Semua yang tercatat, ada 22 itu datanya yang alami luka bakar, untuk korban meninggal dunia tidak ada,” tegas Maka pada akhir pekan lalu.
Kini, dengan gugurnya Suyadi saat menjalankan tugas, perhatian publik tertuju pada langkah cepat pemerintah dan perusahaan terkait. Selain pengawalan santunan BPJS Ketenagakerjaan bagi korban meninggal, pemulihan 21 korban luka bakar lainnya juga diharapkan mendapat penanganan medis dan kompensasi yang maksimal.
Sumber Berita:
Artikel ini disadur dari Bekasi Satu. Anda bisa membaca artikel selengkapnya melalui tautan di bawah ini:
Baca di Sumber Asli